Frame daily, Jatinangor - Seorang wanita diduga menjadi korban kekerasan seksual di kawasan Hegarmanah (Hegar), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin malam, 12 Mei 2026 sekitar pukul 19.43 WIB.
Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar setelah terdengar teriakan keras dari arah Gang Mawar 5. Korban disebut sempat meminta pertolongan saat mengalami aksi dugaan pelecehan seksual di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi dari warga dan mahasiswa sekitar, pelaku diduga melakukan aksi begal payudara terhadap korban sebelum berusaha melarikan diri menggunakan kendaraan bermotor.
Korban Sempat Berteriak Minta Tolong
Salah satu warga mengaku awalnya mendengar suara teriakan cukup lama dari arah gang dekat tempat kos dan warung makan di sekitar lokasi.
“Awalnya terdengar teriakan keras cukup lama. Warga yang keluar kemudian mengetahui ada dugaan begal payudara. Pelaku memakai helm dan sempat kabur setelah korban berteriak,” ujar seorang saksi di lokasi.
Teriakan korban membuat warga sekitar keluar rumah dan kos untuk mencari sumber keributan. Situasi disebut sempat panik karena korban terlihat terjatuh saat pelaku mencoba melarikan diri.
Diduga Dilindas Saat Pelaku Kabur
Korban diduga terlindas kendaraan pelaku ketika berusaha menyelamatkan diri. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki hingga berdarah.
Warga sekitar langsung membantu korban setelah insiden terjadi. Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui karena disebut menggunakan helm saat menjalankan aksinya.
Di sekitar lokasi kejadian terdapat kamera CCTV yang diduga merekam peristiwa tersebut. Rekaman itu diharapkan dapat membantu aparat kepolisian mengidentifikasi pelaku.
Warga Minta Polisi Segera Bertindak
Kasus dugaan kekerasan seksual ini memicu keresahan warga, terutama mahasiswa dan perempuan yang tinggal di kawasan Jatinangor. Banyak pihak berharap aparat segera turun tangan untuk menangkap pelaku dan meningkatkan keamanan di area tersebut.
Warga juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas pada malam hari, terutama di jalan dan gang yang minim penerangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.
Komentar