Frame daily, Tangerang Kelengahan saat berburu klakson bus "telolet" berujung petaka bagi dua anak di bawah umur di kawasan Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Ponsel pintar milik korban raib seketika setelah dirampas oleh seorang jambret bermotor yang beraksi di pinggir jalan raya utama. Aksi kriminalitas jalanan ini pun memicu sorotan luas dari publik.
Insiden tersebut terjadi tepat di dekat area Pool Perusahaan Otobus (PO) Rahayu Sentosa pada Kamis, 14 Mei 2026. Korban kehilangan barang berharganya akibat memanfaatkan situasi kelengahan di tengah ramainya arus lalu lintas setempat.
Kronologi Penjambretan Ponsel
Peristiwa bermula saat kedua bocah bersepeda listrik itu fokus mengarahkan kamera ponsel ke arah bus yang melintas. Di tengah kelengahan tersebut, seorang pria misterius yang mengendarai motor matic dengan helm dan jaket atribut ojek online (ojol) mendatangkan ancaman dari arah belakang.
Pelaku langsung memepet kendaraan korban dalam hitungan detik. Tanpa membuang waktu, ia menyambar ponsel dari genggaman anak di boncengan lalu memacu motornya dengan kecepatan tinggi untuk melarikan diri.
Sinyal Waspada untuk Orang Tua
Aksi kejahatan jalanan ini memicu keprihatinan luas dari netizen dan komunitas warga lokal setelah videonya viral. Banyak pihak menyayangkan adanya kelonggaran pengawasan terhadap anak di bawah umur yang dibiarkan membawa barang berharga di tepi jalan raya utama.
Fenomena berburu klakson bus menggunakan ponsel di pinggir jalan terbukti menyimpan risiko besar. Selain rawan memicu kecelakaan lalu lintas fatal, aktivitas ini juga menjadi sasaran empuk bagi para pelaku kriminal yang mengincar kelengahan korban di area publik. Warga sekitar kini diimbau untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka saat beraktivitas di luar rumah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Komentar