Mahasiswa Binus Bikin Teknologi AI untuk Petani, Bisa Bantu Tentukan Waktu Penyiraman Tanaman

Mahasiswa Binus Bikin Teknologi AI untuk Petani, Bisa Bantu Tentukan Waktu Penyiraman Tanaman
Dua Mahasiswa BINUS Sukses Meraih Juara 1 dalam ajang IGNITE Inovasi Muda 2026

Frame Daily, Jakarta-Keren, dua mahasiswa BINUS University berhasil menciptakan inovasi berbasis AI dan Internet of Things (IoT) yang ditujukan untuk membantu para petani mengelola lahan pertanian dengan lebih efisien.

Inovasi yang diberi nama KAPORI (Smart Soil Monitoring & Decision Support System) ini mampu memantau kondisi tanah secara real-time sekaligus memberikan rekomendasi waktu penyiraman yang lebih tepat. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu petani menghemat penggunaan air dan meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan.

KAPORI dikembangkan oleh Kairos Abinaya Susanto dari jurusan Computer Science & Statistics dan Angelica Virginevra Malina More dari Global Business Marketing BINUS. Kolaborasi antara teknologi dan bisnis ini berhasil membawa mereka meraih Juara 1 dalam ajang IGNITE Inovasi Muda 2026 yang digelar di Universitas Ciputra, Surabaya.

Ajang tersebut memang berfokus pada pengembangan inovasi hijau yang punya dampak nyata bagi masa depan Indonesia. KAPORI dinilai memiliki potensi besar karena menawarkan solusi untuk sektor pertanian yang selama ini masih banyak mengandalkan pengecekan manual di lapangan.

Lewat sensor dan teknologi AI, sistem ini bisa membantu petani mengambil keputusan dengan lebih cepat dan akurat tanpa harus terus-menerus memantau kondisi lahan secara langsung. Selain mendapat penghargaan, tim pengembang juga memperoleh kesempatan mengikuti program pengembangan bisnis agar inovasi tersebut bisa diwujudkan menjadi startup yang benar-benar digunakan masyarakat.

Inovasi ini jadi bukti kalau mahasiswa Indonesia tidak hanya jago membuat konsep, tetapi juga mampu menciptakan teknologi yang berpotensi menyelesaikan masalah nyata di sektor pertanian.

Kesanakemari
Ditulis oleh Kesanakemari

Komentar