Dolar AS Tembus Rp17.500, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah

Dolar AS Tembus Rp17.500, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah
Ilustrasi nilai tukar rupiah yang melemah

Framedaily,Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level psikologis Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa pagi (12/5/2026).

Berdasarkan data pasar spot pukul 09.50 WIB, rupiah berada di posisi Rp17.508 per dolar AS. Level tersebut menjadi titik terlemah rupiah sepanjang sejarah sekaligus memperpanjang tekanan terhadap mata uang Garuda dalam beberapa waktu terakhir.

Pelemahan ini membuat rupiah turun 0,54 persen dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.414 per dolar AS.

Dolar AS Makin Perkasa di Asia

Penguatan dolar AS tidak hanya menekan rupiah. Mayoritas mata uang Asia juga bergerak melemah terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,82 persen. Disusul peso Filipina yang melemah 0,49 persen.

Sementara itu, yen Jepang terkoreksi 0,24 persen, ringgit Malaysia melemah 0,20 persen, dan baht Thailand turun 0,18 persen.

Dolar Singapura ikut tergelincir 0,16 persen, sedangkan dolar Taiwan melemah tipis 0,03 persen terhadap dolar AS.

Di tengah tekanan mayoritas mata uang Asia, yuan China justru menjadi salah satu yang mampu menguat tipis sebesar 0,03 persen.

Sentimen Global Tekan Rupiah

Penguatan dolar AS dipicu meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pergerakan pasar keuangan internasional.

Kondisi tersebut membuat investor cenderung memburu dolar AS dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Pelaku pasar kini menanti langkah Bank Indonesia dan respons pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah tekanan eksternal yang terus meningkat.

Ditulis oleh SAH

Komentar