Atasi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Perlintasan KA Ampera Bekasi Dipasangi Palang Otomatis

Palang pintu otomatis resmi dipasang di perlintasan KA Jalan Ampera, Bekasi Timur, untuk mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan. Sistem ini akan segera dioperasikan setelah pembangunan pos penjagaan selesai dalam beberapa pekan ke depan.

Atasi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Perlintasan KA Ampera Bekasi Dipasangi Palang Otomatis
Perlintasan Kereta Api -Ampera - Bekasi

Frame Daily, Bekasi - Perlintasan kereta api di Jalan Ampera, Bekasi Timur, Jawa Barat, kini mulai dibenahi demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi memasang palang pintu otomatis di perlintasan sebidang tersebut setelah sebelumnya terjadi kecelakaan antara kereta api dan sebuah taksi yang sempat menjadi sorotan publik.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius PT KAI dalam mengurangi risiko kecelakaan sekaligus mengatasi kepadatan lalu lintas di kawasan yang dikenal sibuk setiap harinya.

Palang Otomatis Sudah Terpasang

Secara fisik, palang pintu otomatis di perlintasan Jalan Ampera sudah berdiri dan siap digunakan. Sistem ini nantinya akan bekerja secara otomatis disertai sirine peringatan saat kereta api melintas.

Meski pemasangan perangkat telah selesai dilakukan, operasional fasilitas keselamatan tersebut masih menunggu penyelesaian pembangunan pos penjagaan di area perlintasan. Pantauan di lokasi menunjukkan para pekerja masih melakukan pengecoran dan pembangunan fondasi pos baru yang akan digunakan sebagai pusat pengawasan.

Pos Penjagaan Ditargetkan Rampung 4 Pekan

Pembangunan pos penjagaan diperkirakan selesai dalam waktu dua hingga empat pekan ke depan. Setelah seluruh proses rampung, sistem palang otomatis dan sirine akan mulai dioperasikan secara penuh.

Keberadaan pos penjagaan dianggap penting untuk mendukung pengawasan dan koordinasi petugas di lapangan, terutama di titik perlintasan dengan intensitas kendaraan dan perjalanan kereta yang sangat tinggi.

Pengamanan Sementara Dilakukan Manual

Selama sistem otomatis belum aktif, pengamanan perlintasan masih dilakukan secara manual menggunakan palang darurat. Setiap kali kereta api akan melintas, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Babinsa TNI, Satpol PP, hingga warga sukarelawan turun langsung menghentikan arus kendaraan.

Kondisi lalu lintas di Jalan Ampera memang cukup menantang. Selain dipadati sepeda motor dan mobil pribadi, jalur ini juga sering dilalui kendaraan besar seperti truk.

Tingginya frekuensi perjalanan kereta api membuat antrean kendaraan sering terjadi, terutama ketika dua kereta melintas hampir bersamaan dalam satu kali penutupan palang.

Bagian dari Komitmen Keselamatan PT KAI

Pemasangan palang otomatis di Jalan Ampera menjadi salah satu langkah nyata PT KAI dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

PT KAI diketahui tengah melakukan peningkatan sistem keamanan di sekitar 1.600 titik perlintasan di berbagai daerah. Fokus utama diarahkan pada lokasi yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Selain memperkuat sistem keselamatan, PT KAI juga berencana menutup sekitar 40 perlintasan sebidang yang dinilai rawan.

Perlintasan tanpa penjagaan resmi dan memiliki lebar kurang dari dua meter menjadi prioritas evaluasi.

Pengguna Jalan Diminta Tetap Waspada

Masyarakat yang melintas di Jalan Ampera diimbau tetap berhati-hati selama proses pembangunan dan pengoperasian sistem berlangsung.

Pengguna jalan juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan serta mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.

Dengan hadirnya palang pintu otomatis ini, diharapkan arus lalu lintas di kawasan Bekasi Timur menjadi lebih tertib, aman, dan mampu meminimalkan potensi kecelakaan di perlintasan kereta api.

Ditulis oleh T.S

Komentar