Dua Korban Longsor di Curug Cileat Subang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Dua korban tanah longsor di kawasan Curug Cileat, Subang, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (16/5/2026). Operasi pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta dukungan drone thermal untuk mempercepat evakuasi korban.

Dua Korban Longsor di Curug Cileat Subang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup
Subang - Jawa Barat. Foto : Basarnas

Frame Daily, Subang - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua korban bencana tanah longsor di kawasan Curug Cileat, RT 14/RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (16/5/2026). Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif sejak pagi hari.

Pencarian dilakukan oleh unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan operasi pencarian dimulai sejak pagi dengan briefing dan pembagian tugas kepada seluruh personel di lapangan.

“Pada pukul 07.30 WIB tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan pembagian tugas pencarian. Selanjutnya pukul 08.00 WIB dilakukan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat proses pencarian korban,” ujar Ade Dian Permana.

Korban Ditemukan di Area Longsor

Korban pertama bernama Winda Lianbong (20) ditemukan pada pukul 11.23 WIB di koordinat 6°46'37.2"S 107°45'07.7"E. Tidak jauh dari lokasi tersebut, tim kemudian menemukan korban kedua, Alda Apriliani (22). Setelah kedua korban ditemukan, proses evakuasi langsung dilakukan menuju rumah duka dengan medan yang cukup menantang di kawasan Curug Cileat. “Seluruh korban telah berhasil dievakuasi pada pukul 12.59 WIB,” lanjut Ade Dian.

Drone Thermal Bantu Percepat Pencarian

Dalam operasi SAR ini, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan pendukung untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

Beberapa perlengkapan yang digunakan di antaranya kendaraan operasional Basarnas, motor trail, ambulans, palsar mountaineering, drone thermal, alat komunikasi, hingga perlengkapan APD personal.

Penggunaan drone thermal dinilai membantu tim dalam melakukan pemetaan area longsor dan mempercepat identifikasi titik pencarian di kawasan berbukit dan tertutup vegetasi lebat.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR di Curug Cileat resmi diusulkan ditutup setelah pelaksanaan debriefing dan evaluasi pada pukul 13.10 WIB.

Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah proses pencarian dan evakuasi selesai dilaksanakan.

Ditulis oleh T.S

Komentar