Razia Besar-besaran Kamar Lapas Surabaya, 112 Personel Gabungan Sita Puluhan Sajam Rakitan

112 personel gabungan TNI, Polri, Brimob, dan Kanwil Ditjenpas Jatim menggelar razia besar-besaran di Lapas Kelas I Surabaya demi mewujudkan target Zero Halinar.

Razia Besar-besaran Kamar Lapas Surabaya, 112 Personel Gabungan Sita Puluhan Sajam Rakitan
Petugas lapas saat memeriksa kamar hunian warga binaan Lapas Kelas I Surabaya.(Foto: Fariz)

Frame Daily, Sidoarjo – Lapas Kelas I Surabaya (Lapas Porong) kembali menggelar razia besar-besaran dengan menggeledah kamar hunian warga binaan pada Senin (25/5/2026) malam. Langkah tegas ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (ZERO HALINAR).

​Operasi pengamanan skala besar ini tidak dilakukan sendiri, melainkan melibatkan sinergi kuat dari unsur TNI, Polri, Brimob, serta jajaran Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.

​Sebelum menyisir kamar tahanan, seluruh personel mengikuti apel siaga yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman. Turut hadir memantau jalannya operasi ini antara lain Kabid Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, unsur Koramil 0816/04 Porong, Polsek Porong, Subdenpom V Sidoarjo, serta Kompi 3 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Jatim.

Sita Puluhan Senjata Tajam dan Alat Elektronik Rakitan

​Sebanyak 112 personel gabungan diterjunkan penuh untuk menyisir setiap sudut kamar hunian warga binaan yang terbagi di Blok A, Blok B, Blok C, dan Blok D.

​Hasilnya, petugas berhasil menemukan dan menyita sejumlah barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Barang bukti yang diamankan meliputi 22 senjata tajam (sajam) rakitan, 8 stop kontak, 8 gunting, 1 tang, 1 baterai, serta 2 unit alat elektronik rakitan.

​Meski menyasar barang-barang sensitif, petugas memastikan seluruh proses penggeledahan berjalan ketat sesuai prosedur (SOP) dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Warga binaan terpantau kooperatif selama proses pemeriksaan sehingga situasi Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.

Komitmen Bersih-Bersih dan Deteksi Dini

​Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa jajarannya berkomitmen penuh dan tidak akan memberi ruang bagi peredaran barang terlarang, terutama handphone ilegal dan narkoba di dalam lingkungan Lapas.

​“Kami terus meningkatkan pengawasan intensif dan deteksi dini secara berkala. Ini komitmen nyata kami guna memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, serta bersih dari peredaran narkoba maupun benda berbahaya lainnya,” tegas Sohibur dalam sesi press release usai kegiatan.

​Operasi gabungan ini sekaligus menegaskan kesiapan penuh Lapas Kelas I Surabaya dalam mendukung dan menyukseskan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam menciptakan institusi pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas tanpa HALINAR.

Ditulis oleh RAS

Komentar