Frame Daily, Makkah - MAKKAH — Otoritas Arab Saudi mengeluarkan peringatan keselamatan publik atau Public Safety Warning Alert yang dikirim langsung ke telepon seluler warga dan penduduk pada Selasa (2/6/2026).
Peringatan tersebut menjadi perhatian karena muncul saat jutaan jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia, masih berada di Arab Saudi untuk menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan bersiap memasuki fase pemulangan secara bertahap.
Dalam notifikasi yang beredar, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebut sirene darurat telah dibunyikan karena adanya potensi bahaya yang belum dijelaskan secara rinci kepada publik.

Masyarakat diminta tetap tenang dan segera menuju lokasi aman terdekat apabila diperlukan. Otoritas juga mengimbau warga serta penduduk untuk tidak menghalangi jalan utama demi menjaga keselamatan publik.
"Kami mengimbau warga negara dan penduduk untuk tetap tenang dan menuju lokasi aman terdekat. Hindari menghalangi jalan utama kecuali dalam keadaan darurat demi keselamatan publik," demikian isi pesan yang diterima pengguna telepon seluler.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab spesifik dikeluarkannya peringatan tersebut.

Baca Selengkapnya
Otoritas Janjikan Informasi Lanjutan
Dalam pesan yang disampaikan kepada masyarakat, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan akan memberikan informasi dan petunjuk lanjutan sesuai perkembangan situasi.
Karena itu, warga, penduduk, maupun jemaah haji diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi.
Peringatan tersebut muncul di tengah masih berlangsungnya aktivitas jutaan jemaah haji di Tanah Suci pasca pelaksanaan rangkaian utama ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menyebut adanya perubahan jadwal maupun pembatasan aktivitas jemaah akibat munculnya peringatan keselamatan publik tersebut.

Komentar