Peringatan Darurat Muncul di Arab Saudi Saat Jutaan Jemaah Masih Berada di Tanah Suci

Arab Saudi mengeluarkan Public Safety Warning Alert yang dikirim ke ponsel warga dan penduduk. Peringatan muncul saat jutaan jemaah haji, termasuk Indonesia, masih berada di Tanah Suci.

Peringatan Darurat Muncul di Arab Saudi Saat Jutaan Jemaah Masih Berada di Tanah Suci
Kawasan Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi. (Frame Daily)

Frame Daily, Makkah - MAKKAH — Otoritas Arab Saudi mengeluarkan peringatan keselamatan publik atau Public Safety Warning Alert yang dikirim langsung ke telepon seluler warga dan penduduk pada Selasa (2/6/2026).

Peringatan tersebut menjadi perhatian karena muncul saat jutaan jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia, masih berada di Arab Saudi untuk menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan bersiap memasuki fase pemulangan secara bertahap.

Dalam notifikasi yang beredar, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebut sirene darurat telah dibunyikan karena adanya potensi bahaya yang belum dijelaskan secara rinci kepada publik.

Tangkapan layar Public Safety Warning Alert yang dikirim Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi kepada warga dan penduduk di tengah berlangsungnya musim haji 1447 H.

Masyarakat diminta tetap tenang dan segera menuju lokasi aman terdekat apabila diperlukan. Otoritas juga mengimbau warga serta penduduk untuk tidak menghalangi jalan utama demi menjaga keselamatan publik.

"Kami mengimbau warga negara dan penduduk untuk tetap tenang dan menuju lokasi aman terdekat. Hindari menghalangi jalan utama kecuali dalam keadaan darurat demi keselamatan publik," demikian isi pesan yang diterima pengguna telepon seluler.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab spesifik dikeluarkannya peringatan tersebut.

Iran Serang Militer AS di KuwaitFrame Daily
Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Baca Selengkapnya

Otoritas Janjikan Informasi Lanjutan

Dalam pesan yang disampaikan kepada masyarakat, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan akan memberikan informasi dan petunjuk lanjutan sesuai perkembangan situasi.

Karena itu, warga, penduduk, maupun jemaah haji diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi.

Peringatan tersebut muncul di tengah masih berlangsungnya aktivitas jutaan jemaah haji di Tanah Suci pasca pelaksanaan rangkaian utama ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menyebut adanya perubahan jadwal maupun pembatasan aktivitas jemaah akibat munculnya peringatan keselamatan publik tersebut.

Ditulis oleh SA

Komentar