BPS Klaim Sektor Pariwisata Masih Tumbuh Positif, Wisatawan Terbanyak dari Malaysia

BPS Klaim Sektor Pariwisata Masih Tumbuh Positif, Wisatawan Terbanyak dari Malaysia
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berbincang dengan wisatawan mancanegara saat melakukan kunjungan ke Candi Prambanan, Yogyakarta (30/5/2026). (ANTARA/Dok.Kementerian Pariwisata)

Frame Daily, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa sector pariwisata masih tumbuh positif di kuartal pertama 2026.

Berdasarkan data BPS, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta orang. Angka tersebut meningkat 7,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Selasa (2/6/2026), sebagaimana dilansir ANTARA.

"Dengan demikian, secara total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,25 juta atau naik 14,75 persen secara bulanan, sedangkan secara tahunan naik 7,22 persen," kata dia.

Menurut dia, peningkatan kunjungan wisman juga tercermin pada capaian kumulatif sepanjang Januari-April 2026.

Selama empat bulan pertama tahun ini, jumlah kunjungan wisman tercatat mencapai 4,68 juta kunjungan atau naik 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Wisatawan asal Malaysia Terbanyak, Kedua ditempati Wisman asal Australia

Berdasarkan kewarganegaraan yang tercermin dari paspor yang digunakan, wisatawan asal Malaysia menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Indonesia pada April 2026 yang mencapai 207,96 ribu atau setara 16,65 persen dari total kunjungan wisman.

Posisi berikutnya ditempati wisatawan asal Australia dengan 157,96 ribu kunjungan atau 12,65 persen dari total wisman, disusul wisatawan asal China sebanyak 133,99 ribu kunjungan atau berkontribusi 10,73 persen.

Selain mencatat pergerakan wisatawan mancanegara, BPS juga memantau mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) dengan jumlah perjalanan pada April 2026 mencapai 97,55 juta, turun 24,14 persen dibandingkan April 2025.

Meski demikian, secara kumulatif kinerja perjalanan wisatawan domestik masih menunjukkan pertumbuhan.

Sepanjang Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 417,06 juta perjalanan atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, BPS juga mencatat perkembangan sektor transportasi yang berkaitan erat dengan aktivitas perjalanan masyarakat. Jumlah keberangkatan penumpang kereta pada April 2026 mencapai 48,28 juta orang atau meningkat 7,65 persen dibandingkan April tahun lalu.

Sementara, jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat turun 15,85 persen menjadi 4,57 juta penumpang. Untuk moda transportasi laut, jumlah penumpang angkutan laut domestik tercatat 2,93 juta orang atau turun 9,81 persen secara tahunan.

Sementara itu, penumpang angkutan penyeberangan mengalami penurunan, yakni 24,99 persen menjadi 4,69 juta penumpang.

Di sisi angkutan barang, volume barang yang diangkut menggunakan angkutan laut domestik pada April 2026 mencapai 45,10 juta ton atau meningkat 16,46 persen dibandingkan April 2025.

Ditulis oleh IR

Komentar