Ayah Tiri di Cakung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bayi perempuan berusia sekitar satu tahun meninggal dunia di kawasan Kampung Lio, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Polisi mengamankan ayah tiri korban setelah warga menemukan sejumlah kejanggalan dan melaporkan kejadian tersebut.

Ayah Tiri di Cakung Tega Aniaya Anak hingga Tewas
Terduga pelaku dugaan penganiayaan terhadap bayi perempuan berusia 11 bulan diamankan petugas di kawasan Kampung Lio, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Polisi masih mendalami kronologi dan motif kasus tersebut. Frame Daily, Foto: Treasure.

Frame Daily, Jakarta – Seorang bayi perempuan berusia sekitar satu tahun meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya di kawasan Kampung Lio, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Peristiwa tersebut terungkap pada Kamis (1/10/2026) malam. Polisi menerima laporan mengenai seorang bayi yang meninggal dunia secara tidak wajar.

Terduga pelaku yang merupakan ayah tiri korban kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian serta motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

Berawal dari Pelaku Membawa Korban

Kasus tersebut bermula ketika terduga pelaku datang sambil menggendong korban dan meminta bantuan warga untuk membawa anak tersebut ke rumah sakit.

Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengatakan warga sempat menanyakan kondisi korban. Saat itu, terduga pelaku menyebut korban mengalami muntah-muntah.

Keterangan tersebut membuat warga curiga setelah melihat kondisi korban yang menunjukkan tanda-tanda tidak wajar.

“Berdasarkan hasil keterangan saksi, diperoleh informasi bahwa awalnya pelaku datang menggendong korban sambil menangis dan meminta tolong,” kata Andre dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).

Warga kemudian mempertanyakan kembali kondisi korban. Jawaban yang disampaikan terduga pelaku dinilai tidak konsisten sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pengurus lingkungan setempat.

Warga Laporkan Kejadian ke Polisi

Pengurus RT kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban. Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Warga selanjutnya menghubungi kepolisian. Petugas dari Unit Reskrim Polsek Cakung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal.

Dari pengecekan petugas, ditemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban. Polisi kemudian membawa jenazah korban ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Korban berinisial R dan berusia sekitar satu tahun. Polisi menyebut terdapat sejumlah luka lebam pada tubuh korban.

Proses pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penyidikan untuk memastikan penyebab kematian serta rangkaian kejadian yang terjadi sebelum korban meninggal dunia.

Terduga Pelaku Diamankan

Polisi kemudian mengamankan ayah tiri korban. Terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap secara lengkap apa yang terjadi sebelum korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kepolisian juga masih mendalami motif dugaan penganiayaan tersebut. Keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi turut dikumpulkan untuk memperjelas kronologi.

Pada 2 Oktober 2026, Kapolsek Cakung menyatakan polisi masih menggali motif tindakan yang dilakukan terduga pelaku.

Polisi Dalami Kronologi

Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang diperoleh dari warga maupun pihak keluarga.

Pemeriksaan medis terhadap korban juga menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Hasil visum nantinya dapat membantu penyidik memastikan kondisi korban dan menjadi bahan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kasus ini menjadi perhatian warga di kawasan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Masyarakat sekitar turut membantu melaporkan kejadian setelah menemukan adanya kejanggalan pada kondisi korban.

Hingga Jumat (2/10/2026), terduga pelaku telah diamankan di Polsek Cakung. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh penyebab kematian korban dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Kasus tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian lingkungan terhadap keselamatan anak. Laporan warga dapat menjadi langkah awal untuk membantu aparat mengungkap dugaan kekerasan terhadap anak dan memberikan perlindungan kepada korban.

Ditulis oleh Treasure

Komentar