Frame Daily, Bandung — Kepolisian Daerah Jawa Barat mengambil langkah tegas jelang euforia pasca-pertandingan pamungkas Persib Bandung. Polda Jabar membatasi perayaan spontan para Bobotoh pada Sabtu malam maksimal hanya sampai pukul 23.00 hingga 24.00 WIB.
Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di Kota Bandung yang diperkirakan dipadati massa pendukung Persib.
Pihak kepolisian juga mengingatkan agar perayaan kemenangan tidak berubah menjadi konvoi liar yang mengganggu lalu lintas maupun aktivitas warga.
Polda Jabar Siagakan Ribuan Personel
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan pembatasan waktu dilakukan agar euforia suporter tidak berlangsung berlebihan hingga dini hari.
Apalagi keesokan harinya pemerintah daerah dan manajemen Persib sudah menyiapkan agenda konvoi resmi bersama masyarakat.
Untuk mengantisipasi lonjakan massa, sebanyak 6.115 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi pemerintah daerah telah disiagakan di berbagai titik rawan keramaian.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain:
- Flyover Pasupati
- Dago Cikapayang
- Kawasan Asia Afrika
- Jalur masuk Kota Bandung
- Titik perbatasan kota
Aparat juga melakukan pengawasan ketat terhadap potensi penumpukan massa di pusat kota.

Bobotoh Dilarang Nyalakan Flare dan Mabuk
Selain membatasi waktu perayaan, polisi juga mengeluarkan sejumlah larangan tegas kepada para Bobotoh.
Suporter diminta tidak melakukan:
- Konvoi anarkis
- Menyalakan flare atau suar
- Mengonsumsi minuman keras
- Membawa senjata tajam
- Tindakan yang mengganggu ketertiban umum
Polda Jabar menegaskan akan melakukan sweeping dan penyekatan di sejumlah jalur masuk Bandung untuk mencegah kerumunan berlebihan.
Suporter dari luar daerah juga akan diarahkan agar tidak terpusat di satu titik demi menjaga situasi tetap kondusif.
Polisi Ingin Euforia Tetap Aman
Pihak kepolisian menegaskan tidak melarang masyarakat merayakan momen penting Persib Bandung.
Meski begitu, aparat meminta seluruh perayaan dilakukan secara tertib dan tidak membahayakan pengguna jalan lain maupun fasilitas publik.
Euforia kemenangan Persib diprediksi tetap menjadi magnet besar bagi warga Bandung dan Bobotoh dari berbagai daerah. Karena itu, pengamanan besar-besaran dilakukan agar perayaan berlangsung aman tanpa insiden yang tidak diinginkan.

Komentar