Frame Daily, Jakarta - Rangkaian seri kedelapan kejuaraan dunia Moto3 musim 2026 di Hungaria resmi dimulai dengan penuh drama dan kejutan. Fokus utama para pecinta balap motor di tanah air tertuju pada agenda penting yang berlangsung di sirkuit terbaru Eropa Timur, yakni sesi free practice moto 3 Balaton Park Circuit. Sesi pembuka ini menjadi momen krusial bagi seluruh pebalap, terutama untuk beradaptasi dengan karakter lintasan yang menantang sekaligus mencari setelan motor terbaik (set-up) demi mengamankan tempat di kualifikasi utama. Cuaca cerah dan kondisi trek yang kering di sekitar sirkuit turut mendukung para rider muda untuk langsung memacu motor mereka hingga batas maksimal sejak menit-menit awal.
Bagi pebalap muda berbakat asal Indonesia yang membela Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, jalannya sesi awal ini sempat menghadirkan tantangan berat. Saat bendera hijau dikibarkan tanda dimulainya free practice moto 3 Balaton Park Circuit, pebalap asal Gunungkidul tersebut tampak sangat berhati-hati dalam menjajal tikungan demi tikungan. Pada putaran-putaran awal, Veda sempat kesulitan menembus papan atas dan harus puas tertahan di posisi ke-26 atau posisi paling buncit. Kesulitan ini cukup memicu ketegangan di garasi tim, mengingat karakteristik sirkuit yang menuntut kejelian tinggi dalam pemilihan titik pengereman dan akselerasi saat keluar tikungan.

Namun, jalannya pekan balap membuktikan bahwa performa di awal sesi latihan bukanlah hasil akhir. Memasuki sesi lanjutan yang semakin menentukan, suasana di dalam lintasan berubah menjadi arena persaingan yang sangat sengit. Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team langsung menunjukkan dominasinya dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 46,296 detik. Di tengah dominasi para pebalap Eropa, Veda Ega Pratama justru melakukan gebrakan yang luar biasa menjelang sepuluh menit terakhir sesi. Perlahan tapi pasti, ia terus menajamkan catatan waktu putarannya dan merangsek naik dari posisi papan bawah ke barisan depan.

Puncaknya terjadi di menit-menit akhir ketika pebalap Indonesia ini berhasil mencetak waktu fantastis, yaitu 1 menit 46,657 detik. Catatan gemilang tersebut sukses membawa Veda melompat ke urutan kedua tercepat, hanya terpaut 0,361 detik dari Quiles yang berada di puncak. Hasil impresif ini sekaligus melampaui raihan David Almansa yang harus puas di tempat ketiga.
Keberhasilan Veda bangkit dari posisi juru kunci di sesi awal hingga mengamankan peringkat kedua menjadi salah satu sorotan paling menarik sepanjang jalannya free practice moto 3 Balaton Park Circuit akhir pekan ini.
Dengan hasil yang sangat memuaskan tersebut, Veda Ega Pratama tidak hanya membuktikan kapasitasnya sebagai rookie yang patut diperhitungkan, tetapi juga sukses mengamankan tiket emas untuk langsung lolos ke babak kualifikasi kedua (Q2) tanpa harus melewati Q1. Bagi para penggemar dan pengamat otomotif, hasil dari rangkaian free practice moto 3 Balaton Park Circuit ini memberikan sinyal positif bahwa sang pebalap Indonesia memiliki peluang besar untuk memperebutkan baris start depan (front row). Perjuangan sesungguhnya akan berlanjut pada sesi kualifikasi dan balapan utama, di mana konsistensi dalam menjaga ritme balap akan menjadi kunci utama untuk meraih podium perdana di Hongaria.
Komentar