Frame Daily, Jakarta - Tim Nasional Sepak Bola Indonesia sukses mengawali langkah mereka dalam laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil memuaskan. Bertanding di hadapan puluhan ribu pendukung setia yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, tim asuhan John Herdman tampil amat meyakinkan dengan mengandaskan perlawanan Singapura lewat skor akhir 2-0. Kemenangan ini memberikan tiga poin krusial bagi Skuad Garuda sekaligus menjadi dorongan moral yang sangat penting dalam mengarungi persaingan ketat di ajang regional bergengsi tersebut.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan dengan mengendalikan penguasaan bola secara penuh. Menampilkan skema permainan yang cepat dan agresif, lini depan Indonesia berulang kali menebar ancaman berbahaya ke jantung pertahanan The Lions. Dominasi tersebut akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-13. Berawal dari skema serangan terstruktur yang diarsiteki lini tengah, umpan matang dari Luke Vickery berhasil dimaksimalkan oleh Ragnar Oratmangoen yang mengoyak jala gawang Singapura yang dikawal Izwan Mahbud. Gol tersebut memicu gemuruh suporter di Stadion GBK dan membawa Indonesia unggul 1-0.
Singapura mencoba keluar dari tekanan usai tertinggal satu gol, namun rapatnya barisan pertahanan Indonesia yang digalang kuartet lini belakang membuat upaya lawan selalu kandas sebelum memasuki area berbahaya. Keberadaan Maarten Paes di bawah mistar gawang juga memberikan ketenangan ekstra bagi koordinasi pertahanan Indonesia. Skuad Garuda sejatinya berpeluang memperlebar keunggulan sebelum turun minum lewat beberapa skema serangan balik, namun penyelesaian akhir yang belum sempurna membuat skor 1-0 tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Singapura mencoba menggebrak demi mengejar ketertinggalan. Namun, petaka justru menghampiri tim tamu pada menit ke-70 ketika bek senior Singapura, Safuwan Baharudin, diganjar kartu merah langsung usai melanggar Ole Romeny yang sedang berpeluang bebas mencetak gol. Keputusan tersebut diambil wasit setelah berdiskusi dan meninjau layar VAR. Bermain dengan 10 orang membuat Singapura makin kesulitan mengimbangi tempo permainan cepat Indonesia.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan sangat baik oleh tim tuan rumah untuk mengurung pertahanan lawan. Dari situasi tendangan bebas yang dihasilkan, tendangan Thom Haye mengenai tangan pemain lawan di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih untuk Indonesia. Ole Romeny yang maju sebagai algojo mengeksekusi penalti secara dingin pada menit ke-74, mengarahkan bola ke pojok gawang tanpa bisa dijangkau kiper Singapura dan mengubah skor menjadi 2-0.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kemenangan 2-0 atas Singapura ini menempatkan Indonesia di papan atas klasemen sementara Grup A.
Hasil ini tidak hanya mengamankan poin penuh, tetapi juga mempertegas konsistensi serta peningkatan kualitas permainan Skuad Garuda di kancah sepak bola Asia Tenggara. Selanjutnya, Indonesia akan bersiap melakoni laga krusial berikutnya melawan Malaysia untuk memperebutkan posisi puncak klasemen.
Komentar