Frame Daily, Jakarta - Memilih laptop kini tidak hanya soal kecepatan prosesor atau kapasitas memori. Desain, bobot, tampilan layar, hingga daya tahan baterai ikut menjadi pertimbangan, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Kebutuhan tersebut coba dijawab HP melalui OmniBook 5 AI PC. Laptop yang diperkenalkan HP Indonesia pada 5 November 2026 ini menggabungkan desain tipis dan ringan, pilihan warna yang beragam, layar OLED 2.5K, serta dukungan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI).
HP OmniBook 5 hadir dengan bobot mulai 1,16 kilogram dan ketebalan sekitar 11,77 mm. Dimensi tersebut membuat perangkat ini dirancang agar lebih mudah dibawa ketika berpindah dari rumah ke kantor, kampus, maupun tempat kerja lainnya.
Pendekatan HP memperlihatkan bahwa laptop modern tidak hanya dituntut mendukung produktivitas, tetapi juga menyesuaikan diri dengan gaya penggunaan pemiliknya.
Empat Pilihan Warna dengan Desain Ringkas
Salah satu daya tarik OmniBook 5 terletak pada pilihan tampilannya. HP menghadirkan empat warna, yakni Smoke Silver, Soft Honeydew, Starlit Blue, dan Peony Pink.
Pilihan tersebut memberikan karakter visual berbeda bagi pengguna yang tidak ingin terpaku pada warna laptop konvensional.
HP OmniBook 5 AI PC
HP OmniBook 5 AI PC laptop 14 inci dengan layar OLED 2.5K dan desain aluminium tipis.
Di luar pilihan warna, perangkat ini menggunakan material Forged Aluminum dengan desain yang dibuat ramping. Bobot mulai 1,16 kilogram juga menjadi pertimbangan bagi pengguna yang sering membawa laptop dalam aktivitas sehari-hari.
Kombinasi desain tipis dan bobot ringan membuat OmniBook 5 diarahkan untuk mendukung pola kerja yang lebih fleksibel, termasuk ketika pengguna harus berpindah lokasi atau bekerja di luar ruangan.
Layar OLED 2.5K untuk Kerja dan Hiburan
Fleksibilitas penggunaan juga didukung layar sentuh OLED beresolusi 2.5K. HP mencantumkan cakupan warna 100 persen DCI-P3 pada spesifikasi layar yang diperkenalkan di Indonesia.
Teknologi OLED memungkinkan setiap piksel menghasilkan cahaya sendiri. Karakteristik ini membuat layar dapat menampilkan warna hitam lebih pekat dan kontras yang kuat.
Sementara resolusi 2.5K menawarkan detail visual lebih tinggi untuk menampilkan dokumen, foto, maupun konten multimedia.
Bagi pengguna yang bekerja dengan presentasi, materi visual, atau sesekali melakukan penyuntingan konten, kombinasi resolusi dan reproduksi warna tersebut menjadi salah satu nilai tambah.
Kehadiran layar sentuh juga memberikan pilihan interaksi selain keyboard dan touchpad, sehingga penggunaan perangkat terasa lebih fleksibel.
Baterai untuk Mendukung Aktivitas Mobile
Selain desain dan layar, daya tahan baterai menjadi aspek penting bagi laptop yang ditujukan untuk mobilitas.
HP mengklaim OmniBook 5 mampu memutar video secara offline hingga 42 jam dalam kondisi pengujian tertentu. Perangkat ini juga didukung adaptor HP 65W GaN yang berukuran ringkas untuk kebutuhan perjalanan.
Namun, angka 42 jam tersebut merupakan hasil pengujian pemutaran video offline, bukan gambaran penggunaan normal sepanjang hari.
Aktivitas seperti rapat daring, membuka banyak aplikasi, menggunakan internet, dan menjalankan fitur AI dapat menghasilkan konsumsi daya berbeda.
Meski begitu, daya tahan baterai tetap menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan pengguna yang sering bekerja di luar kantor atau tidak selalu memiliki akses ke stopkontak.
Performa AI Melengkapi Pengalaman Penggunaan
Di balik desainnya, HP OmniBook 5 juga membawa prosesor Intel Core Ultra 7 dan Neural Processing Unit (NPU) untuk mendukung pemrosesan AI tertentu.
Dukungan tersebut diarahkan untuk menunjang aktivitas produktivitas, termasuk penggunaan fitur AI pada ekosistem aplikasi yang kompatibel.
HP turut menyertakan teknologi Poly Studio untuk mendukung kualitas komunikasi audio dan video saat konferensi daring.
Dengan demikian, perangkat ini tidak hanya mengandalkan tampilan fisik, tetapi juga berusaha menggabungkan kemampuan komputasi dengan kebutuhan komunikasi dan produktivitas.
HP OmniBook 5 dipasarkan di Indonesia dengan harga mulai Rp16.999.000 berdasarkan harga ritel yang direkomendasikan.
Pada akhirnya, daya tarik laptop ini terletak pada kombinasi sejumlah aspek: desain ringan, pilihan warna, layar OLED 2.5K, baterai dengan klaim daya tahan panjang, dan dukungan AI. Bagi pengguna dengan aktivitas yang beragam, kombinasi tersebut menjadi pendekatan HP dalam menghadirkan laptop yang tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga fleksibilitas penggunaan.
Komentar