Menuju Indonesia Emas 2045: PIAUD UCA Tekankan Deep Learning pada Dies Natalis ke-11

PIAUD Universitas Cendekia Abditama menggelar Dies Natalis ke-11 dengan mengusung konsep Deep Learning melalui media plugged dan unplugged untuk mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menuju Indonesia Emas 2045: PIAUD UCA Tekankan Deep Learning pada Dies Natalis ke-11
Dr. Reno Intan. M.Psi.T Menjadi Keynote Speaker dalam International Dies Natalis ke-11 pada 25 Mei 2026 di Kampus UCA, Islamic Village Karawaci, Tangerang. (FTIK PIAUD UCA)

Frame Daily, Tangerang - Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Cendekia Abditama (FTIK UCA) menggelar International Dies Natalis ke-11 pada 25 Mei 2026 di Kampus UCA, Islamic Village Karawaci, Tangerang.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut mengangkat tema implementasi pembelajaran mendalam atau Deep Learning sebagai strategi pendidikan anak usia dini dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sesi utama, praktisi pendidikan dari Educouse, Mutiara Hikmah Mahendradatta, BBA, MBA membahas pentingnya penerapan metode pembelajaran berbasis media plugged dan unplugged bagi anak usia dini.

Deep Learning Dinilai Penting untuk Anak Usia Dini

Konsep Deep Learning dinilai tidak hanya berfokus pada kemampuan menghafal, tetapi juga membangun pola pikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan kemampuan memecahkan masalah sejak usia dini.

Metode plugged memanfaatkan teknologi digital dalam proses belajar, sementara metode unplugged menekankan aktivitas fisik, permainan edukatif, dan interaksi langsung tanpa perangkat digital.

Keseimbangan kedua metode tersebut dianggap penting agar anak mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan kemampuan sosial dan emosional.

Dr. Reno Intan, M.Psi.T mengatakan perkembangan teknologi tidak dapat dihindari sehingga orang tua dan pendidik perlu beradaptasi melalui pembelajaran yang seimbang.

“Permainan plugged dan unplugged dapat membantu anak tumbuh dengan kesehatan lahir dan batin yang seimbang,” ujarnya.

Mutiara Hikmah Mahendradatta, BBA, MBA Dalam Sesi Utama International Dies Natalis ke-11 PIAUD UCA (FTIK PIAUD UCA)

Diikuti Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah

Perayaan Dies Natalis ke-11 PIAUD UCA juga dimeriahkan berbagai kompetisi nasional dan internasional yang diikuti 243 peserta dari 50 tim nasional serta enam peserta internasional.

Berbagai perlombaan yang digelar meliputi lomba mendongeng, kreasi cipta lagu, tari tradisional, media pembelajaran APE, hingga konten edukasi.

Daftar Pemenang

Lomba Mendongeng

  1. Yadi Cahyadi – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  2. Ega Merfiana Putri S.Pd,Gr – TK Global Islamic School Serpong
  3. Hamim Muzamil Alhairi – UIN Palopo

Lomba Kreasi Cipta Lagu

  1. Anggita Pratiwi Siregar – Universitas Dharmawangsa
  2. Tsabita Mubarakah – Universitas Cendekia Abditama
  3. Nabila Melinda – Yayasan Pendidikan Anak

Lomba Tari Tradisional

  1. PIAUD UIN Sunan Kudus
  2. PG PAUD Universitas PGRI Kediri
  3. PIAUD UIN Palangkaraya

Lomba Media Pembelajaran APE

  1. Tim PIAUD UINSI Samarinda
  2. Tim PG PAUD Universitas Bengkulu
  3. Kelompok Twilla

Lomba Konten Edukasi

  1. PG PAUD Universitas Bengkulu
  2. PIAUD UIN Jakarta
  3. SMK Islamic School 2 Serpong
Bakal Dievaluasi, Disdik DKI Tegaskan Sekolah Swasta Gratis Dilarang Pungut Biaya Apa PunFrame Daily
Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Jadi Wadah Pengembangan Calon Pendidik

Selain menjadi ajang perayaan, kegiatan Dies Natalis PIAUD UCA ke-11 juga menjadi ruang pengembangan kreativitas, pengalaman, dan jejaring bagi mahasiswa maupun tenaga pendidik anak usia dini.

Panitia berharap kegiatan tersebut dapat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu peserta, Septia Henefryani, menilai kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa untuk menjadi pendidik anak usia dini yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.

Ditulis oleh AD

Komentar