Frame Daily, Jakarta - MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula hadir sebagai film drama Indonesia yang menggabungkan unsur hiburan dan edukasi sosial. Film ini mengangkat realitas mengenai bahaya narkotika yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
Disutradarai Franklin Darmadi, film ini mengisahkan dampak peredaran narkoba terhadap anak-anak dan remaja, sekaligus menyoroti pentingnya pengawasan keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan zat terlarang. Cerita disajikan melalui konflik kehidupan sehari-hari yang dekat dengan masyarakat.
Salah satu daya tarik film ini adalah kehadiran Sarah Sechan yang memerankan sosok ibu kepala desa dengan karakter misterius. Selain Sarah Sechan, film ini juga dibintangi Bukie B. Mansyur dan Unang Bagito yang turut memperkuat jalannya cerita.
Melalui pendekatan drama yang emosional, MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika bagi masa depan generasi muda.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 6 Agustus 2026.
Komentar