Frame Daily, Jakarta — Kepastian mengenai nasib gelaran konser penyanyi R&B legendaris Brian McKnight bertajuk "A Symphony of Love" akhirnya menemui titik terang, meski harus berujung kekecewaan bagi para penggemarnya di Indonesia. Konser yang semula dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 di tiga kota besar—Jakarta, Surabaya, dan Medan—dipastikan batal dilaksanakan.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak promotor MEG Entertain merilis pembaruan informasi terkait tata cara dan jadwal pengembalian dana (refund) tiket kepada publik. Namun, kebijakan pengembalian dana tersebut memicu sorotan karena waktu penyelesaiannya yang dinilai cukup lama.

Berdasarkan pantauan Frame Daily, MEG Entertain secara resmi memohon kelonggaran dan tambahan waktu hingga 90 hari kerja untuk menuntaskan seluruh proses pengembalian uang tiket milik para pembeli. Dalam pernyataan resminya, promotor menyampaikan bahwa langkah ini diambil demi memastikan seluruh hak pembeli dapat terpenuhi secara bertahap dan bertanggung jawab.
Tahapan dan Mekanisme Pengembalian Dana
Promotor telah menyusun empat poin utama dalam pembaruan proses pengembalian dana yang disampaikan kepada publik:
- Pengisian Formulir Refund (3–10 Oktober 2026)Bagi calon penonton yang belum sempat mengisi formulir pengajuan pengembalian dana, promotor membuka kesempatan pengisian data melalui tautan resmi yang telah disediakan mulai tanggal 3 hingga 10 Oktober 2026.
- Status Verifikasi Data (12–20 Oktober 2026)Proses pencocokan dan verifikasi data pembeli akan berlangsung sepanjang 12 hingga 20 Oktober 2026. Bagi pembeli yang sudah mendaftarkan formulir pada gelombang sebelumnya, promotor menegaskan tidak perlu melakukan pengajuan ulang.
- Proses Pengembalian Dana (Hingga 90 Hari Kerja)Setelah tahap verifikasi selesai, proses pengembalian dana akan dieksekusi secara bertahap. Pihak promotor secara khusus meminta masa tenggang hingga 90 hari kerja untuk menyelesaikan transfer dana ke seluruh rekening pemegang tiket.
- Layanan Keluhan dan InformasiUntuk melayani pertanyaan, kendala teknis, atau pengaduan konsumen, MEG Entertain membuka saluran komunikasi khusus melalui surat elektronik di
tiket.megentertain@gmail.com.

Selain memaparkan alur refund, MEG Entertain juga memberikan klarifikasi tegas mengenai isu keterlibatan pihak luar dalam pembatalan konser ini. Promotor menegaskan bahwa jajaran artis pendukung maupun vendor lokal sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan internal yang memicu pembatalan acara.
Pihak-pihak seperti musisi Raisa, GUT Orchestra, pengelola lokasi (venue), serta seluruh vendor pendukung dipastikan bersih dari persoalan hukum maupun finansial yang terjadi. Pembatalan ini murni merupakan kendala yang timbul dalam kerja sama antara pihak penyelenggara acara dan manajemen pribadi Brian McKnight.
"Kami terus berupaya menyelesaikan proses ini dengan itikad baik dan akan menyampaikan perkembangan secara berkala melalui kanal resmi MEG Entertain," tulis pernyataan tertulis dari manajemen promotor.
Pembatalan konser penyanyi pelantun "One Last Cry" ini menambah daftar panjang dinamika dunia seni pertunjukan di tanah air. Banyak calon penonton meluapkan rasa kecewa mereka di media sosial. Selain kecewa karena gagal menyaksikan penampilan sang idola, jangka waktu pengembalian dana selama 90 hari kerja dianggap terlalu lama untuk ukuran pengembalian uang konsumen.
Meskipun demikian, sebagian pembeli tiket memilih untuk tetap mengawal proses verifikasi dan berharap pihak promotor dapat menepati janjinya secara transparan tanpa ada penundaan lebih lanjut setelah batas waktu 90 hari kerja tersebut berakhir.
Komentar