Cargloss Tembus MotoGP, Gandeng Dua Pembalap Indonesia

Cargloss gandeng Mario Aji dan Veda Ega Pratama di MotoGP 2026. Strategi ini memperluas pasar helm lokal ke panggung balap dunia.

Cargloss Tembus MotoGP, Gandeng Dua Pembalap Indonesia
Ilustrasi. Cargloss gandeng Mario Aji dan Veda Ega Pratama di MotoGP 2026. (FDN/AI)

Frame Daily, JAKARTA – Jenama helm lokal Cargloss memperluas kiprahnya ke panggung balap motor dunia dengan menggandeng dua pembalap Indonesia, Mario Surya Aji dan Veda Ega Pratama, yang berkompetisi di kelas Moto2 dan Moto3 bersama Honda Team Asia. Kemitraan ini menjadi langkah strategis Cargloss untuk memperkuat eksistensi helm lokal Indonesia di tengah persaingan industri otomotif internasional hingga akhir musim MotoGP 2026.

Keterlibatan Cargloss dalam MotoGP mulai terlihat pada rangkaian balapan Asia dan Oseania di Sirkuit Motegi, Jepang, pada 2–4 Oktober 2026. Logo perusahaan tersebut terpasang pada helm Mario yang berlaga di kelas Moto2 dan Veda di kelas Moto3.

CEO Cargloss Group Eric Saputra mengatakan, dukungan terhadap kedua pembalap tersebut merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap perkembangan motorsport Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurut dia, kemitraan ini diharapkan memberikan manfaat bagi prestasi pembalap sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan.

“Tahun ini kita mulai penjajakan agar Cargloss bisa menjadi bagian dari perjalanan dua rider Indonesia di kancah balap dunia dan kesempatannya datang mulai dari Jepang sampai akhir musim MotoGP 2026,” kata Eric dalam keterangan resminya, Minggu (4/10/2026).

Ia berharap kerja sama tersebut memberikan dampak positif bagi Mario dan Veda sekaligus memperkuat peluang Cargloss untuk berkembang di pasar global.

“Semoga kemitraan dengan Mario dan Veda ini bisa berdampak positif terhadap prestasi mereka dan juga bisnis Cargloss untuk terus tumbuh dan berkembang hingga mendunia,” ujarnya.

Logo Cargloss Muncul di Helm Mario dan Veda

Kehadiran Cargloss di MotoGP 2026 terlihat melalui penempatan identitas merek pada perlengkapan balap kedua pembalap Indonesia tersebut. Pada helm Mario Aji, logo Cargloss terpasang di bagian visor atau kaca pelindung wajah.

Adapun pada helm Veda Ega Pratama, logo perusahaan ditempatkan di bagian chin bar, yakni bagian bawah helm yang melindungi area mulut dan dagu. Penempatan tersebut membuat identitas jenama lokal itu tampil dalam salah satu ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Kemitraan dengan Mario dan Veda membuka peluang bagi Cargloss untuk memperkenalkan mereknya kepada audiens motorsport internasional. Ajang MotoGP memiliki daya tarik bagi penggemar balap motor dari berbagai negara, sehingga kehadiran merek pada perlengkapan pembalap dapat menjadi bagian dari strategi pemasaran global.

Meski demikian, dampak komersial kerja sama tersebut masih perlu diukur melalui indikator seperti peningkatan pengenalan merek, pertumbuhan penjualan, perluasan jaringan distribusi, dan penerimaan konsumen di pasar luar negeri.

Cargloss belum memaparkan nilai investasi maupun target penjualan yang secara khusus berkaitan dengan kemitraan bersama kedua pembalap tersebut. Karena itu, keberhasilan strategi ini akan bergantung pada pelaksanaan kerja sama serta kemampuan perusahaan mengubah eksposur internasional menjadi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Empat Dekade Bangun Bisnis Otomotif

Cargloss Group merupakan perusahaan yang telah beroperasi selama 40 tahun dengan lini usaha yang mencakup produksi cat, bahan kimia otomotif, manufaktur helm, distribusi, hingga ritel gaya hidup. Portofolio tersebut memberikan perusahaan pijakan bisnis di sejumlah segmen yang berkaitan dengan kebutuhan kendaraan dan konsumen.

Keterlibatan di MotoGP menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan merek, terutama pada segmen perlengkapan berkendara. Melalui kemitraan dengan pembalap Indonesia, Cargloss berpeluang memperkuat hubungan antara produk lokal, prestasi olahraga, dan kebanggaan terhadap kemampuan industri nasional.

Langkah tersebut melanjutkan keterlibatan perusahaan dalam pembinaan motorsport di Tanah Air. Sebelumnya, Cargloss tercatat menjadi sponsor Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series, ajang yang menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan prestasi pembalap Indonesia.

Eric menyebut dukungan terhadap Mario dan Veda sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong pembalap nasional menuju kompetisi internasional.

“Kerja sama dengan Mario Aji dan Veda Ega Pratama melanjutkan peran Cargloss Group yang secara konsisten mendukung dunia balap motor di Indonesia. Kita juga menjadi sponsor di Kejurnas Mandalika Racing Series yang menjadi ajang pembinaan dan prestasi para pembalap Indonesia menuju level internasional,” ujar Eric.

Dukungan terhadap kompetisi nasional dan pembalap yang tampil di luar negeri menunjukkan dua jalur keterlibatan Cargloss dalam ekosistem balap motor. Kompetisi domestik menjadi ruang pembinaan, sedangkan partisipasi di kejuaraan dunia membuka kesempatan bagi pembalap dan merek pendukung untuk memperoleh pengalaman serta eksposur internasional.

Mandalika Jadi Panggung Berikutnya

Setelah menyelesaikan rangkaian balapan di Motegi, kalender MotoGP berlanjut ke Indonesia melalui Grand Prix di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026. Seri tersebut menjadi kesempatan bagi Mario dan Veda untuk kembali tampil di hadapan pendukung mereka di dalam negeri.

Bagi Cargloss, balapan di Mandalika berpotensi memperkuat keterhubungan antara kemitraan internasional dan pasar domestik. Antusiasme penonton terhadap pembalap Indonesia dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian publik terhadap produk helm lokal, meskipun besarnya dampak pemasaran tetap perlu dibuktikan melalui data.

Selain mengembangkan bisnis manufaktur helm, Cargloss juga memperluas kegiatan di sektor otomotif melalui Cargloss Autocare, yang menawarkan produk perawatan kendaraan. Diversifikasi tersebut memperlihatkan upaya perusahaan menjangkau kebutuhan konsumen di luar perlengkapan keselamatan berkendara.

Perusahaan turut menjalankan kampanye “Safety is Not Formality” untuk mendorong penggunaan helm bersertifikasi. Kampanye ini menekankan pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan utama pengendara, bukan sekadar pelengkap saat berkendara.

Kehadiran Cargloss di MotoGP 2026 dengan demikian tidak hanya berkaitan dengan promosi merek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pasar dan mendukung ekosistem motorsport Indonesia. Meski peluang pengembangan bisnis terbuka, konsistensi kualitas produk, kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta kemampuan memenuhi kebutuhan pasar tetap menjadi faktor penting untuk memperkuat daya saing.

Kemitraan dengan Mario Aji dan Veda Ega Pratama hingga akhir musim 2026 menjadi langkah awal bagi Cargloss untuk memperkenalkan produk lokal dalam lingkungan balap internasional. Perkembangan kerja sama ini akan menjadi salah satu tolok ukur untuk melihat sejauh mana dukungan terhadap pembalap nasional dapat berjalan beriringan dengan ambisi industri otomotif Indonesia menembus pasar global.

Ditulis oleh Indah Susilo

Komentar