Frame Daily, JAKARTA, - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali berlangsung normal pada Jumat (29/5/2026) setelah libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dan cuti bersama selama dua hari.
Kembalinya perdagangan hari ini menjadi perhatian pelaku pasar karena menjadi satu-satunya hari bursa sebelum memasuki akhir pekan dan libur nasional Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026).
Berdasarkan kalender resmi BEI, perdagangan saham dihentikan pada Rabu (27/5) dan Kamis (28/5) untuk memperingati Iduladha dan cuti bersama. Aktivitas pasar modal kembali berjalan normal pada Jumat (29/5). Dilansir dari ANTARA, Penjabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik sebelumnya menegaskan bahwa 29 Mei tetap merupakan hari bursa sesuai kalender perdagangan yang telah ditetapkan sejak awal tahun.
IHSG Masuk Sesi Penting
Pembukaan perdagangan hari ini berlangsung di tengah sentimen pasar yang masih cukup dinamis. Sebelum libur panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,23 persen ke level 6.130,19 pada perdagangan Selasa (26/5).
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 461 saham mengalami penurunan, 258 saham menguat, dan 240 saham bergerak stagnan. Tekanan jual terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penggerak utama indeks.
Analis pasar menilai investor akan mencermati sejumlah faktor eksternal, mulai dari pergerakan nilai tukar rupiah, perkembangan ekonomi global, hingga arus dana asing yang masuk ke pasar domestik.
Rebalancing MSCI Jadi Sorotan
Selain sentimen makroekonomi, perdagangan hari ini juga menjadi perhatian investor institusi karena bertepatan dengan tenggat efektif rebalancing indeks MSCI yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026.
Perubahan komposisi indeks tersebut berpotensi memicu penyesuaian portofolio oleh sejumlah investor global yang menggunakan MSCI sebagai acuan investasi. Kondisi ini kerap memengaruhi volume transaksi dan volatilitas saham tertentu menjelang penutupan perdagangan.
Hari Bursa Terakhir Sebelum Libur Panjang
Hari ini juga menjadi hari perdagangan terakhir sebelum pasar kembali menghadapi jeda libur nasional Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026).
Dengan jadwal tersebut, pekan perdagangan terakhir Mei 2026 hanya berlangsung selama tiga hari efektif, yaitu Senin (25/5), Selasa (26/5), dan Jumat (29/5). Sepanjang Mei 2026, jumlah hari perdagangan tercatat lebih sedikit dibandingkan bulan normal karena adanya beberapa hari libur nasional dan cuti bersama.
Pelaku pasar kini menunggu arah pergerakan IHSG pada sesi perdagangan hari ini untuk melihat apakah indeks mampu bangkit setelah tekanan yang terjadi sebelum libur panjang atau masih melanjutkan fase konsolidasi menjelang pergantian bulan.
Komentar