BREAKING NEWS: Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih Tewas Ditembak Secret Service

BREAKING NEWS: Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih Tewas Ditembak Secret Service
Suasana Gedung Putih Pasca Penembakan (Frame Daily)

Frame Daily, Washington - United States Secret Service menembak mati seorang pria yang diduga melakukan penembakan di dekat kompleks White House atau Gedung Putih, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat.

Juru bicara Secret Service mengatakan pelaku mendekati pos pemeriksaan keamanan di luar Gedung Putih sekitar pukul 18.00 waktu setempat sebelum melepaskan tembakan ke arah petugas.

Petugas kemudian membalas tembakan dan mengenai pelaku. Terduga penyerang dilaporkan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit.

Warga Sipil Ikut Jadi Korban

Dalam insiden tersebut, seorang warga sipil juga dilaporkan terkena tembakan.

Namun hingga kini belum diketahui apakah korban sipil terkena tembakan pertama dari pelaku atau saat baku tembak berlangsung.

“Selama penembakan, seorang warga sipil juga terkena tembakan,” kata juru bicara Secret Service seperti dikutip dari CNN.

Gedung Putih Sempat Lockdown

Insiden penembakan itu sempat memicu situasi mencekam di sekitar Gedung Putih.

Akses menuju kawasan Gedung Putih langsung ditutup aparat keamanan dan pasukan Garda Nasional disiagakan di sekitar lokasi.

Sebelumnya, sejumlah jurnalis dan saksi mata melaporkan mendengar sekitar 20 hingga 30 suara tembakan dari area dekat Gedung Putih.

Turis asal Kanada bernama Reid Adrian mengatakan situasi berubah panik sesaat setelah suara tembakan terdengar.

“Kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara seperti kembang api, tetapi itu adalah tembakan, dan kemudian semua orang mulai berlari,” ujarnya kepada AFP.

BREAKING NEWS: Puluhan Tembakan Terdengar Gedung Putih, Secret Service Lockdown AreaFrame Daily
Puluhan tembakan terdengar di dekat Gedung Putih Amerika Serikat. Secret Service langsung melakukan lockdown dan mengevakuasi jurnalis dari area White House.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Trump Tidak Terdampak

Menurut laporan CNN, Presiden Donald Trump tidak terluka dalam insiden tersebut.

Trump disebut sedang berada di Gedung Putih saat penembakan terjadi dan telah menerima pengarahan langsung dari Secret Service terkait situasi keamanan.

Direktur Federal Bureau of Investigation atau FBI, Kash Patel, mengatakan pihaknya ikut membantu proses penanganan dan investigasi di lokasi kejadian.

Keamanan Gedung Putih Kembali Jadi Perhatian

Insiden ini kembali memunculkan perhatian terhadap keamanan Gedung Putih dan keselamatan Presiden Amerika Serikat.

Sebelumnya, Trump juga beberapa kali menjadi target dugaan percobaan pembunuhan, termasuk insiden pria bersenjata yang menyerbu pos pemeriksaan keamanan pada April lalu.

Hingga kini aparat federal masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan identitas pelaku penembakan tersebut.

Ditulis oleh SA

Komentar