Asam Urat Bisa Menyerang di Usia Muda, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Asam Urat Bisa Menyerang di Usia Muda, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Foto AI : framedaily.id

Frame Daily, JAKARTA - Asam urat selama ini identik dengan penyakit orang tua. Namun kini, kasus asam urat mulai banyak ditemukan pada usia muda akibat pola makan tidak sehat dan gaya hidup modern.

Konsumsi makanan tinggi purin, kurang olahraga, hingga kebiasaan begadang disebut menjadi faktor utama meningkatnya kasus asam urat di masyarakat.

Dalam dunia medis, dikenal sebagai gout arthritis, yaitu kondisi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi sehingga membentuk kristal pada persendian.

Kristal tersebut memicu peradangan yang menyebabkan nyeri hebat, bengkak, dan rasa panas pada sendi.

Apa Itu Asam Urat?

Asam urat merupakan zat sisa hasil pemecahan purin di dalam tubuh.

Purin sendiri adalah senyawa alami yang terdapat dalam beberapa makanan seperti jeroan, seafood, dan daging merah.

Dalam kondisi normal, asam urat dibuang melalui urine. Namun, jika produksinya berlebihan atau ginjal tidak mampu membuangnya dengan baik, kadar asam urat akan meningkat.

Kondisi kadar asam urat tinggi dalam darah disebut hiperurisemia.

Gejala Asam Urat yang Sering Muncul

Dokter menjelaskan bahwa gejala asam urat biasanya muncul mendadak, terutama pada malam hari.

1. Nyeri Sendi Hebat

Keluhan paling umum adalah nyeri mendadak pada persendian, terutama di area jempol kaki.

Rasa sakit sering digambarkan seperti tertusuk atau berdenyut hebat.

2. Sendi Bengkak dan Kemerahan

Peradangan akibat kristal asam urat membuat area sendi tampak merah, panas, dan membengkak.

3. Sulit Bergerak

Nyeri pada sendi membuat penderita kesulitan berjalan atau menggerakkan bagian tubuh tertentu.

4. Nyeri Berulang

Serangan asam urat dapat kambuh sewaktu-waktu jika pola makan dan gaya hidup tidak dijaga.

5. Muncul Benjolan pada Sendi

Pada kondisi kronis, kristal asam urat dapat membentuk benjolan keras yang disebut tofi.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko asam urat antara lain:

  • konsumsi jeroan berlebihan
  • seafood
  • daging merah
  • minuman manis
  • alkohol
  • obesitas
  • kurang olahraga
  • gangguan ginjal
  • faktor keturunan

Dokter juga menyebut kebiasaan kurang minum air putih dapat memperburuk penumpukan asam urat dalam tubuh.

Istilah Kedokteran yang Perlu Diketahui

  • Gout Arthritis: radang sendi akibat kristal asam urat.
  • Hiperurisemia: kondisi kadar asam urat tinggi dalam darah.
  • Purin: zat alami dalam makanan yang menghasilkan asam urat.
  • Tofi: benjolan kristal asam urat pada sendi.
  • Inflamasi: proses peradangan dalam tubuh.

Bahaya Asam Urat Jika Dibiarkan

Jika tidak ditangani, asam urat dapat menyebabkan:

  • kerusakan sendi permanen
  • gangguan berjalan
  • batu ginjal
  • radang sendi kronis
  • gangguan fungsi ginjal

Dokter menegaskan bahwa kadar asam urat tinggi dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik lainnya.

Cara Menurunkan Risiko Asam Urat

Untuk membantu menjaga kadar asam urat tetap normal, beberapa langkah berikut dianjurkan:

  • memperbanyak minum air putih
  • mengurangi makanan tinggi purin
  • menjaga berat badan ideal
  • rutin olahraga
  • mengurangi minuman manis
  • membatasi konsumsi daging merah
  • menghindari alkohol

Konsumsi buah dan sayuran juga membantu menjaga metabolisme tubuh tetap sehat.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami:

  • nyeri sendi hebat mendadak
  • sendi bengkak dan merah
  • nyeri berulang
  • sulit berjalan
  • muncul benjolan pada sendi

Jika semua gejala mulai anda rasakan, pemeriksaan dini penting dilakukan untuk mencegah kerusakan sendi dan komplikasi lebih serius.

Artikel di rangkum dari berbagai Sumber: Mayo Clinic, Cleveland Clinic, Kementerian Kesehatan RI, Halodoc, Alodokter.

Ditulis oleh TA

Komentar