Akhir Manis Sang Maestro: Bojan Hodak Mundur Usai Ukir 'Persib Hattrick' Juara

Akhir Manis Sang Maestro: Bojan Hodak Mundur Usai Ukir 'Persib Hattrick' Juara
Pelatih Bojan Hodak (Frame Daily)

Frame Daily, Bandung - Kabar mengejutkan datang dari panggung tertinggi sepak bola Indonesia. Pelatih Bojan Hodak resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai juru taktik utama Persib Bandung. Keputusan besar ini diambil tidak lama setelah ia berhasil membawa skuad Maung Bandung mengunci gelar juara Super League 2025/2026.

Warisan Emas Tiga Musim Beruntun

Kepergian Bojan Hodak meninggalkan catatan sejarah yang sangat tebal bagi publik Jawa Barat. Mantan pelatih Kuala Lumpur City FC ini sukses mengukir hattrick juara alias tiga kali beruntun pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026. Pencapaian fenomenal ini sekaligus menobatkan Persib sebagai tim pertama di era Liga Indonesia modern yang mampu mencatatkan three-peat. Gelar terakhir didapat secara dramatis setelah menahan imbang Persijap Jepara di laga pamungkas. Persib mengoleksi 79 poin dan unggul head-to-head atas pesaing terdekatnya, Borneo FC.

Peran Baru di Belakang Layar

Manajemen Persib bergerak cepat agar transisi tim menghadapi musim kompetisi 2026/2027 tidak terganggu. Bojan Hodak tidak sepenuhnya angkat kaki dari Kota Kembang. Ia kini digeser untuk mengemban jabatan baru sebagai Technical Advisor atau penasihat teknis klub.

Posisi pelatih kepala yang ditinggalkannya akan diteruskan oleh sang asisten, Igor Tolic. Tolic dinilai sebagai sosok paling pas karena sudah memahami luar dalam skema permainan dan kultur tim yang dibangun oleh Hodak.

Bobotoh kini harus melepas sang "Aki" kesayangan dari pinggir lapangan hijau. Dedikasi serta sumbangan trofi yang ia berikan memastikan nama Bojan Hodak abadi sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah panjang Persib Bandung

Ditulis oleh RUS

Komentar