Turkiye, Saudi, Pakistan Sepakati Pertahanan Kolektif

Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan menandatangani kesepakatan pertahanan kolektif di Mekkah untuk memperkuat keamanan dan stabilitas Timur Tengah.

Turkiye, Saudi, Pakistan Sepakati Pertahanan Kolektif
Foto Dok : istimewa

Frame Daily, Angkara - Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan menandatangani kesepakatan pertahanan kolektif di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (7/8/2026). Kesepakatan tersebut ditujukan untuk memperkuat kerja sama keamanan, memerangi terorisme, serta mendorong stabilitas di Timur Tengah.

Presiden Turkiye mengatakan kesepakatan yang disebut sebagai Kesepakatan Mekkah itu berlandaskan prinsip pencegahan kolektif.

Menurut Erdogan, kerja sama tersebut mencakup penguatan hubungan keamanan dan pertahanan, pertukaran intelijen, pengembangan proyek bersama di industri pertahanan, serta koordinasi dalam menghadapi ancaman terorisme.

"Kesepakatan yang didasarkan pada prinsip pencegahan kolektif ini akan berkontribusi dalam memajukan kerja sama keamanan dan pertahanan kita, mengembangkan proyek-proyek bersama di industri pertahanan, serta memerangi terorisme," ujar Erdogan melalui platform X.

Tidak Ditujukan untuk Negara Tertentu

Erdogan menegaskan kesepakatan pertahanan kolektif tersebut tidak diarahkan untuk menghadapi negara tertentu.

Menurut dia, mekanisme kerja sama itu terbuka bagi negara-negara sahabat yang memiliki kepentingan terhadap perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas kawasan.

"Dokumen ini tidak ditujukan untuk melawan negara mana pun," kata Erdogan.

Kesepakatan tersebut juga menegaskan kembali hak setiap negara untuk melakukan pembelaan diri sesuai dengan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Turkiye Masuk Kerja Sama Strategis

Bergabungnya Turkiye memperluas kerja sama pertahanan strategis yang sebelumnya telah dibangun Arab Saudi dan Pakistan.

Menurut laporan media Turkiye, kesepakatan awal antara Arab Saudi dan Pakistan telah ditandatangani pada 2025. Masuknya Ankara dinilai dapat menjadi perkembangan penting dalam konfigurasi keamanan dan pertahanan di Timur Tengah.

Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada pertahanan militer, tetapi juga mencakup pertukaran intelijen dan koordinasi keamanan regional.

Lampung Tengah Catat KUR Terbesar Lampung 2026 Frame Daily
Lampung Tengah menjadi daerah dengan penyaluran KUR terbesar di Lampung pada semester I 2026, mencapai Rp1,3 triliun.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Ditandatangani di Mekkah

Erdogan mengatakan kesepakatan itu ditandatangani dalam pertemuannya dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi serta Perdana Menteri Pakistan di Mekkah.

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi ketiga negara untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan keamanan kawasan.

Erdogan menegaskan Ankara tetap berkomitmen terhadap penyelesaian konflik dan krisis regional melalui dialog serta diplomasi.

Turkiye, kata dia, juga akan terus menjunjung hukum internasional dalam menjalankan kebijakan luar negerinya.

Kesepakatan tersebut menempatkan kerja sama pertahanan, keamanan regional, industri pertahanan, dan pemberantasan terorisme sebagai sejumlah agenda utama hubungan strategis ketiga negara.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar