Tissa Biani Hidupkan Nirmala di Film "Oki & Nirmala"

Karakter ikonis dari majalah Bobo, Oki dan Nirmala, diangkat ke layar lebar dalam bentuk film live-action garapan sutradara Hanung Bramantyo. Dibintangi oleh Tissa Biani sebagai Nirmala dan Azzamy Syauqi sebagai Oki, film ini dijadwalkan tayang pada tahun 2027.

Tissa Biani Hidupkan Nirmala di Film "Oki & Nirmala"
Tissa Biani tampil memukau sebagai Nirmala dalam cuplikan perdana (first look) film live-action "Oki & Nirmala" yang diadaptasi dari cerita Negeri Dongeng di majalah Bobo dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027 (Dok. Instagram @paragonpictures.id)

Frame Daily, Jakarta — Bagi generasi yang tumbuh besar pada tahun 1990-an hingga 2000-an, majalah Bobo tentu memegang tempat tersendiri di hati. Lembaran-lembaran cerita bergambar (cergam) petualangan di Negeri Dongeng selalu menjadi bacaan wajib yang dinanti setiap pekannya. Di antara sekian banyak karakter yang menghiasi majalah tersebut, sosok Oki si kurcaci berbaju hijau dan Nirmala sang peri hutan bergaun merah muda dengan tongkat ajaibnya paling lekat dalam ingatan.

Kini, kenangan masa kecil tersebut tidak lagi hanya bisa dinikmati lewat halaman kertas atau ilustrasi dua dimensi. Berdasarkan pantauan frame daily, rumah produksi bersama sutradara kenamaan Hanung Bramantyo secara resmi mengumumkan adaptasi live-action dari kisah legendaris ini dengan judul film "Oki & Nirmala". Cuplikan perdana (first look) yang baru-baru ini dirilis langsung memantik gelombang nostalgia yang luar biasa di berbagai platform media sosial.

Dalam cuplikan perdana tersebut, aktris muda berbakat Tissa Biani dipercaya untuk menghidupkan karakter Nirmala. Mengenakan mahkota bunga dan gaun bernuansa merah muda serta membawa tongkat ajaib, penampilan Tissa dinilai sangat pas merepresentasikan sosok peri cantik yang baik hati dan cerdas. Sementara itu, karakter Oki si kurcaci usil namun setia kawan akan diperankan oleh aktor muda Azzamy Syauqi. Kehadiran keduanya di layar lebar dipastikan akan mengobati kerinduan para pembaca setia majalah Bobo yang rindu akan kehangatan dunia fantasi masa kecil.

Namun, adaptasi ini rupanya bukan sekadar proyek nostalgia biasa. Di balik megahnya set fantasi Negeri Dongeng yang dibangun, sutradara Hanung Bramantyo menyelipkan sebuah misi dan pesan moral yang sangat kuat, terutama bagi anak-anak generasi masa kini. Berdasarkan pantauan frame daily melalui unggahan sang sutradara di media sosial, terungkap bahwa film ini memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan hidup dan pelestarian alam.

Hanung sempat membagikan potret dirinya di depan set Pohon Lobi-Lobi yang menjadi salah satu elemen penting dalam cerita. Di dalam narasi Negeri Dongeng, Pohon Lobi-Lobi dikisahkan sebagai sumber energi utama bagi seluruh makhluk hidup di sana. Ironisnya, dalam alur cerita film tersebut, pohon suci itu harus mengalami kehancuran akibat ulah makhluk jahat.

Yang menarik sekaligus mencengangkan, naskah dan premis cerita mengenai perusakan pohon sumber energi ini ternyata sudah ditulis sejak tiga tahun lalu—jauh sebelum maraknya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta krisis lingkungan ekstrem yang melanda akhir-akhir ini. Hal ini menjadikan pesan konservasi yang diusung dalam film Oki & Nirmala terasa sangat relevan dan kontekstual dengan situasi bumi saat ini. Melalui medium film keluarga, para pembuat film ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada anak-anak pentingnya merawat pohon, menjaga hutan, serta melindungi kelestarian alam dari kerusakan tangan-tangan serakah.

Proses produksi film ini sendiri mendapat perhatian publik yang sangat besar. Berdasarkan pantauan frame daily, antusiasme warganet terlihat dari membludaknya jumlah interaksi di berbagai akun media sosial yang membagikan potret first look maupun penampakan set lokasi syuting. Banyak pihak memuji keputusan tim produksi yang berani menggarap IP (Intellectual Property) lokal legendaris dengan skala produksi yang masif dan serius. Penggunaan efek visual, tata artistik, hingga pembangunan set fisik seperti Pohon Lobi-Lobi menunjukkan dedikasi tinggi untuk menciptakan kembali dunia fantasi yang dulunya hanya hidup di dalam imajinasi pembaca majalah.

Rencananya, film Oki & Nirmala diproyeksikan akan menyapa penonton di bioskop-bioskop seluruh Indonesia pada tahun 2027 mendatang. Waktu tunggu yang masih cukup panjang ini justru membuat rasa penasaran publik semakin memuncak. Apakah film ini nantinya mampu memenuhi ekspektasi jutaan penggemar berat cergam Bobo?

Satu hal yang pasti, kehadiran Oki & Nirmala di layar lebar bukan sekadar sebuah hiburan sinematik, melainkan sebuah perayaan atas memori kolektif bangsa sekaligus pengingat bahwa pesan moral tentang kebaikan, persahabatan, dan cinta kasih terhadap lingkungan adalah nilai abadi yang harus terus diwariskan dari generasi ke generasi. Mari kita nantikan bersama bagaimana petualangan ajaib Oki dan Nirmala akan memukau penonton di bioskop kelak!

Ditulis oleh Defi

Komentar