BCL Bantah Isu Hamil

Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) akhirnya buka suara dan membantah tegas rumor kehamilan yang dialamatkan kepadanya di media sosial. Melalui akun Threads pribadinya, ia menjelaskan bahwa perubahan bentuk tubuhnya murni karena faktor alami saat menstruasi (bloating), bukan karena hamil.

BCL Bantah Isu Hamil
Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) memberikan klarifikasi tegas di media sosial setelah kembali diterpa rumor kehamilan akibat bentuk perutnya yang terlihat buncit (Dok. Instagram @itsmebcl)

Frame Daily, Jakarta — Dunia maya kembali dihebohkan dengan spekulasi liar seputar kehidupan pribadi selebritas tanah air. Kali ini, penyanyi sekaligus aktris ternama Bunga Citra Lestari (BCL) menjadi sasaran rumor kehamilan yang beredar luas di berbagai platform digital. Berdasarkan pantauan frame daily di ruang maya, isu tersebut bermula dari sejumlah komentar warganet yang menyoroti bentuk fisik sang pelantun lagu "Cinta Pertama" saat tampil di depan publik.

Tidak tinggal diam, BCL langsung meluruskan kabar miring tersebut dengan nada tegas namun santai melalui akun Threads pribadinya, @itsmebcl. Dalam unggahannya, ibu satu anak ini secara blak-blakan meminta warganet untuk berhenti menyebar asumsi yang tidak berdasar.

"Guys, denger-denger ada akun-akun yang bilang aku hamil. Info aja ya, aku tidak sedang hamil. Aku hanyalah manusia biasa berusia 43 tahun yang, saat sedang period, perutnya bloated," tulis BCL dalam tangkapan layar unggahan yang viral.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa faktor teknis pengambilan gambar terkadang turut memengaruhi persepsi visual seseorang. "Terkadang, angle kamera juga bisa membuat perutku terlihat semakin buncit. Jadi, boleh nggak sih berhenti berasumsi?" lanjutnya.

Bagi BCL, diterpa isu kehamilan palsu bukanlah pengalaman yang pertama kalinya. Situasi serupa pernah ia hadapi di masa lalu ketika bentuk tubuhnya dikritik atau disalahartikan oleh publik maya. Melalui klarifikasi terbarunya, ia mencoba memberikan edukasi kepada masyarakat luas bahwa perubahan fisik pada perempuan adalah hal yang sangat normal dan manusiawi.

"Ini not the first time aku dibilang hamil. I don't think there's anything wrong kalau pada masa-masa tertentu perempuan mengalami bloating dan terlihat lebih buncit dari biasanya. Sekian dan terima kasih," tulisnya menegaskan.

Bahkan, dalam cuitan lanjutan yang bernada candaan namun menyiratkan kekesalan, ia sempat melontarkan respons kocak mengenai dilema yang dihadapinya sebagai seorang publik figur. "Saking sebelnya jadi laper. Ntar kalau makan lagi makin dibilang hamil lagi karena makin buncit... pusing deeh jadinya," tulis BCL dengan menyematkan emoji tertawa.

Kasus yang menimpa BCL kembali membuka mata banyak pihak mengenai pentingnya literasi digital dan etika dalam menggunakan media sosial. Fenomena body shaming yang dibungkus dalam bentuk spekulasi kehamilan kerap kali berdampak buruk secara psikologis bagi korban, terutama perempuan yang tubuhnya selalu menjadi sorotan publik.

Para pengamat media sosial menilai bahwa warganet seharusnya lebih bijak dalam melontarkan komentar. Tubuh manusia, khususnya perempuan, mengalami fluktuasi biologis yang dipengaruhi oleh siklus hormon, pencernaan, hingga kondisi kesehatan harian. Menilai kehamilan hanya dari tonjolan perut di foto atau video singkat merupakan bentuk kelalaian beretika digital yang masih sering berulang.

Hingga saat ini, unggahan klarifikasi BCL telah dibanjiri dukungan dari para penggemar serta rekan sesama selebritas. Sebagian besar dari mereka mengecam tindakan akun-akun penyebar hoaks dan meminta agar privasi para pesohor lebih dihargai. Dengan adanya klarifikasi langsung dari BCL ini, diharapkan tidak ada lagi disinformasi lanjutan yang digoreng oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab di ruang digital.

Ditulis oleh Defi

Komentar