Mesir Singkirkan Australia dan Melaju ke 16 Besar

Mohamed Salah dan kawan-kawan mengamankan tiket berharga ke babak 16 besar Piala Dunia 2026

Mesir Singkirkan Australia dan Melaju ke 16 Besar
Mesir vs Australia Piala Dunia 2026/FIFA

Frame Daily, Jakarta - Pertandingan sengit di babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, akhirnya menyajikan drama yang luar biasa. Pertemuan antara wakil Afrika dan wakil Asia ini menyedot perhatian jutaan pasang mata karena mempertaruhkan gengsi besar untuk lolos ke fase gugur selanjutnya. Media sosial dan portal berita olahraga langsung ramai membahas skor Mesir vs Australia yang berakhir dramatis setelah melewati waktu normal, babak perpanjangan waktu, hingga adu penalti yang menegangkan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan permainan terbuka dan saling serang. Mesir, yang diperkuat oleh bintang dunia Mohamed Salah, mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu dengan operan-operan pendek yang cepat. Strategi ini terbukti efektif ketika pertandingan baru berjalan tiga belas menit. Gelandang andalan mereka, Emam Ashour, berhasil memecah kebuntuan lewat gol sundulan tajam setelah memanfaatkan umpan matang dari sisi sayap. Gol cepat ini sempat membuat mental para pemain Australia sedikit goyah, namun Socceroos menolak untuk menyerah begitu saja.

Mesir vs Australia Piala Dunia 2026/FIFA

Australia yang tampil dengan kombinasi pemain muda berbakat perlahan mulai bangkit dari tekanan. Tim asuhan Tony Popovic ini mulai berani keluar menyerang dan memanfaatkan keunggulan fisik mereka dalam skema bola mati. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk tendangan spekulasi Cristian Volpato yang membentur mistar gawang Mesir. Meskipun terus menggempur pertahanan The Pharaohs, skor tipis satu kosong untuk keunggulan Mesir bertahan hingga waktu turun minum tiba.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan justru semakin meningkat. Keberuntungan akhirnya berpihak pada Australia pada menit ke-55 ketika tekanan bertubi-tubi mereka memaksa bek Mesir, Mohamed Hany, melakukan kesalahan fatal. Gol bunuh diri dari Hany mengubah kedudukan menjadi berimbang. Publik sepak bola global pun semakin penasaran menebak berapa hasil akhir dari papan skor Mesir vs Australia di laga yang kian memanas ini. Jual beli serangan terus berlanjut, namun disiplinnya lini belakang kedua kesebelasan membuat tidak ada gol tambahan hingga waktu normal 90 menit berakhir.

La Nati Melaju Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026Frame Daily
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, papan skor tetap menunjukkan angka 2-0 untuk kemenangan SwissPortal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Pertandingan yang melelahkan ini pun terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu berdurasi dua kali lima belas menit. Pada fase krusial ini, faktor fisik dan konsentrasi menjadi ujian terbesar bagi kedua tim. Mesir sempat mendapatkan peluang emas lewat Mohamed Salah, namun lini pertahanan Australia tampil sangat disiplin. Menjelang akhir laga, taktik unik diterapkan oleh Australia dengan memasukkan kiper veteran sarat pengalaman, Mathew Ryan, khusus untuk menghadapi babak tos-tosan. Sayangnya, strategi pergantian penjaga gawang tersebut belum berbuah manis.

Babak adu penalti akhirnya menjadi penentu akhir dari laga hidup mati ini. Empat eksekutor pertama Mesir, termasuk Mohamed Salah yang dengan dingin melakukan tendangan bergaya Panenka, sukses menjalankan tugasnya tanpa celah sedikit pun. Di sisi lain, dewi fortuna tampaknya enggan menaungi Socceroos setelah Harry Souttar dan Lucas Herrington gagal menyarangkan bola ke dalam gawang. Penendang terakhir Mesir, Hossam Abdelmaguid, dengan tenang mengunci kemenangan legendaris bagi negaranya.

Dengan hasil adu penalti yang berakhir empat dua, kepastian mengenai skor Mesir vs Australia secara keseluruhan tercatat imbang satu sama di waktu normal dan ditutup dengan kemenangan dramatis Mesir lewat adu penalti.

Hasil ini sekaligus memastikan langkah Mohamed Salah dan kawan-kawan mengamankan tiket berharga ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sementara bagi Australia, kekalahan menyakitkan ini sekaligus menandai akhir dari perjuangan bersejarah mereka di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia ini.

Ditulis oleh OXELANA

Komentar