Frame Daily, Jakarta – Komisi IX DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin, 15 Juni 2026. Agenda tersebut membahas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX Nihayatul Wafiroh berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dihadiri oleh jajaran Badan Gizi Nasional serta para anggota Komisi IX DPR RI. Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, mulai dari kesiapan anggaran, distribusi makanan, pemenuhan standar gizi, hingga mekanisme pengawasan pelaksanaan program di berbagai daerah.
Program Makan Bergizi Gratis dipandang sebagai salah satu langkah penting pemerintah dalam memperkuat kualitas kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung upaya penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
Bahas Kesiapan Pelaksanaan Program
Dalam rapat tersebut, anggota Komisi IX DPR RI menekankan pentingnya kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi pendanaan, pelaksanaan di lapangan juga perlu didukung sistem distribusi yang efektif sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Para legislator meminta agar seluruh tahapan pelaksanaan dilakukan secara terukur dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ketersediaan bahan pangan, kualitas makanan yang disajikan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat menjadi bagian penting yang mendapat perhatian dalam pembahasan.

Komisi IX DPR RI menilai keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, melainkan juga dari kualitas asupan gizi yang diberikan kepada masyarakat. Dengan demikian, tujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia dapat tercapai secara optimal.
Badan Gizi Nasional Perkuat Koordinasi

Perwakilan Badan Gizi Nasional dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
BGN juga menjelaskan bahwa pengawasan kualitas bahan pangan menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan program. Standar keamanan dan kandungan gizi makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat akan terus dijaga agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok program menjadi bagian dari strategi yang dikembangkan. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan bahan pangan di daerah.
Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Perhatian
Dalam pembahasan yang berlangsung, anggota Komisi IX DPR RI turut menekankan pentingnya transparansi penggunaan anggaran dan akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Pengelolaan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas program.
Pengawasan yang berkelanjutan juga diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi secara berkala diharapkan mampu menjadi dasar dalam penyempurnaan kebijakan sehingga berbagai kendala yang muncul di lapangan dapat segera diatasi.
Komisi IX DPR RI juga mendorong adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan program tersebut. Kolaborasi yang baik dinilai akan mempercepat pencapaian target dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Diharapkan Berkontribusi Menuju Indonesia Emas 2045
Rapat Dengar Pendapat berlangsung secara dinamis dengan adanya penyampaian berbagai masukan, kritik, dan saran dari anggota dewan kepada Badan Gizi Nasional. Hasil pembahasan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi serta penyempurnaan kebijakan guna meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan dukungan berbagai pihak serta pelaksanaan yang terukur dan berkelanjutan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.
Komentar