Frame Daily, Jakarta – Kebakaran yang melanda pabrik bingkai di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, menghanguskan belasan bangunan dan sejumlah kendaraan. Sebanyak 10 kepala keluarga (KK) atau 38 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Lampiri, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Rabu (12/8/2026) dini hari. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.
Beberapa kendaraan yang berada di sekitar lokasi mengalami kerusakan berat akibat terbakar. Salah satu kendaraan terlihat hangus hampir seluruhnya.
Petugas pemadam masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan pada sejumlah titik. Garis pembatas juga terpasang untuk membatasi akses warga ke area terdampak kebakaran.
38 Warga Terdampak
Sebanyak 38 warga yang terdampak terdiri dari 26 orang dewasa, delapan anak-anak, dua balita dan dua lansia.
BPBD DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kebakaran.
Penanganan kebakaran sebelumnya melibatkan sekitar 125 personel dengan dukungan unit pemadam dari Jakarta dan wilayah Bekasi.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat menghadapi kendala pasokan air yang berada cukup jauh dari lokasi serta akses jalan yang sempit.
Warga Sempat Mendengar Suara Ledakan
Sebelum kebakaran membesar, warga di sekitar lokasi dilaporkan sempat mendengar suara ledakan.
Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan mengatakan, berdasarkan keterangan yang dihimpun, suara ledakan terdengar sebelum warga melihat kepulan asap dari area pabrik.
Namun, suara ledakan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kondisi setelah kebakaran terlihat dari sejumlah kendaraan yang hangus dan bangunan yang mengalami kerusakan berat. Pada salah satu bagian, atap bangunan runtuh dan menyisakan puing material di sekitar lokasi.
Petugas pemadam kemudian melakukan proses pendinginan dengan menyemprotkan air ke sejumlah bagian bangunan yang telah terbakar. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan bara maupun titik panas yang tersisa tidak kembali memicu api.
Komentar