Kasus WO Marwah Naik Penyidikan, Begini Kondisi Gudang dan Perlengkapan yang Tersisa

Gudang milik WO Marwah masih menyimpan berbagai perlengkapan operasional di tengah bergulirnya kasus dugaan penipuan yang kini telah masuk tahap penyidikan. Polisi terus mendalami laporan para korban yang disebut mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Kasus WO Marwah Naik Penyidikan, Begini Kondisi Gudang dan Perlengkapan yang Tersisa
Gudang WO Marwah, Jakarta Utara (Frame Daily / WJ)

Frame Daily, Jakarta – Di tengah bergulirnya kasus dugaan penipuan yang menyeret Wedding Organizer (WO) Marwah, kondisi gudang perlengkapan milik perusahaan tersebut menjadi sorotan. Sejumlah perlengkapan pesta, katering, hingga peralatan pendukung acara masih terlihat tersimpan di lokasi, meski aktivitas operasional disebut sudah berhenti. Berdasarkan foto yang beredar, tumpukan boks plastik, perlengkapan penyimpanan, dan berbagai aset pendukung acara masih berada di dalam gudang.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah calon pengantin mengaku mengalami kerugian akibat layanan pernikahan yang tidak terlaksana sesuai perjanjian meski pembayaran telah dilakukan. Polisi saat ini terus mendalami laporan para korban dan telah meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan.

Gudang Masih Menyimpan Banyak Perlengkapan

Pantauan dari lokasi gudang menunjukkan berbagai aset operasional masih tersimpan. Terlihat ratusan boks plastik berwarna merah, biru, dan hijau yang lazim digunakan untuk kebutuhan katering dan logistik acara. Selain itu terdapat sejumlah peralatan pendukung yang diduga menjadi bagian dari inventaris operasional WO Marwah.

Sebelumnya, beberapa korban juga mengaku sempat mendatangi gudang tersebut untuk mencari kejelasan terkait nasib acara pernikahan mereka. Dalam sejumlah laporan, perlengkapan pesta, alat katering, hingga perlengkapan dapur disebut masih berada di lokasi saat para korban datang.

Korban Bertambah, Kerugian Diduga Capai Miliaran Rupiah

Kasus WO Marwah mencuat setelah sebuah resepsi pernikahan di Bekasi dilaporkan gagal berjalan sesuai rencana akibat tidak hadirnya sejumlah layanan utama seperti dekorasi dan katering. Setelah kisah tersebut viral di media sosial, korban lain mulai bermunculan dan mengaku mengalami masalah serupa.

Sejumlah unggahan korban menyebut jumlah pihak terdampak terus bertambah. Bahkan, estimasi kerugian yang beredar disebut mencapai lebih dari Rp1 miliar dan masih berpotensi bertambah seiring munculnya laporan baru.


Polisi Naikkan Status Kasus ke Tahap Penyidikan

Perkembangan terbaru menunjukkan kasus dugaan penipuan WO Marwah telah naik ke tahap penyidikan. Polisi menyatakan peningkatan status dilakukan setelah ditemukan unsur pidana berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti yang telah dikumpulkan.

Selain itu, aparat juga melakukan pengecekan terhadap kantor WO Marwah di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur. Saat didatangi petugas, kantor tersebut dilaporkan sudah tidak beroperasi.

Nasib Aset Masih Menjadi Perhatian Korban

Keberadaan berbagai perlengkapan yang masih tersimpan di gudang kini menjadi perhatian para korban. Banyak pihak berharap aset-aset yang masih ada dapat menjadi bagian dari proses hukum dan membantu mengungkap kondisi sebenarnya dari operasional perusahaan.

Sementara itu, penyidik masih mengumpulkan keterangan tambahan dari para pelapor dan pihak terkait untuk mengusut kasus yang menjadi sorotan publik ini.

Ditulis oleh WJ

Komentar