CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menyediakan sekitar 240 ribu liter air setiap hari guna mendukung operasional kereta api, terutama untuk memastikan fasilitas toilet di setiap rangkaian tetap berfungsi dengan baik selama perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan kebutuhan air tersebut digunakan untuk melayani seluruh rangkaian kereta yang beroperasi melalui wilayah Daop 3 Cirebon.
"Setiap hari kami membutuhkan sekitar 240 ribu liter air untuk memenuhi seluruh rangkaian kereta yang dilayani, terdiri atas sekitar 176 ribu liter di Stasiun Cirebon dan 64 ribu liter di Stasiun Cirebon Prujakan," kata Muhibbuddin di Cirebon, Kamis (30/7). Dikutip dari ANTARA
Air Disaring Sesuai Standar
Muhibbuddin menjelaskan seluruh air yang digunakan telah melalui proses penyaringan sehingga memenuhi standar kebersihan dan kesehatan sebelum dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional kereta.
Pengisian tangki air menjadi bagian dari standar pelayanan yang dilakukan secara rutin, baik di stasiun awal keberangkatan maupun di stasiun antara yang telah ditetapkan sebagai lokasi pengisian.
Di wilayah Daop 3 Cirebon, fasilitas pengisian tersedia di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan.
Setiap hari, Stasiun Cirebon melayani 88 perjalanan kereta api, sedangkan Stasiun Cirebon Prujakan melayani 32 perjalanan.

Baca Juga : Hasan Nasbi menegaskan kritik terhadap pemerintah merupakan hak masyarakat.
Puluhan Petugas Siaga 24 Jam
Pengisian tangki air dilakukan sebelum kereta berangkat oleh petugas pencuci kereta di stasiun awal. Sementara itu, di stasiun antara, tugas tersebut ditangani oleh petugas khusus yang telah dibekali prosedur kerja dan standar keselamatan.
Untuk menjaga kelancaran layanan, KAI Daop 3 Cirebon menyiagakan 30 petugas di Stasiun Cirebon dan 24 petugas di Stasiun Cirebon Prujakan yang bekerja dalam tiga shift selama 24 jam.
Proses pengisian dilakukan segera setelah kereta berhenti sehingga tidak mengganggu jadwal perjalanan.
Utamakan Keselamatan dan Efisiensi Air
KAI mewajibkan seluruh petugas mematuhi standar operasional prosedur (SOP) serta menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, seperti rompi keselamatan, helm, sepatu keselamatan, full body harness, hingga sistem pengaman jatuh (lifeline).
Selain memastikan keselamatan kerja, KAI juga mengajak pelanggan menggunakan air secara bijak selama perjalanan, seperti menutup keran setelah digunakan, guna mendukung efisiensi penggunaan air dan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
"Meski pekerjaan ini memiliki risiko, seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh kehati-hatian dan disiplin terhadap prosedur keselamatan sehingga kenyamanan pelanggan selama perjalanan tetap terjaga," ujar Muhibbuddin.

Komentar