Jangan Simpan Ponsel Dekat Bantal Saat Tidur Ini Alasannya

Meletakkan ponsel di dekat bantal saat tidur berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, mengganggu kualitas tidur, dan memengaruhi kesehatan. Simak penjelasannya.

Jangan Simpan Ponsel Dekat Bantal Saat Tidur Ini Alasannya
Photo by Thom / Unsplash

Frame Daily, Jakarta – Banyak orang terbiasa meletakkan ponsel di samping bantal agar mudah dijangkau saat bangun tidur atau ketika ada pesan masuk di malam hari. Namun, kebiasaan ini ternyata tidak disarankan oleh para ahli karena dapat menimbulkan sejumlah risiko, mulai dari gangguan kualitas tidur hingga potensi bahaya keselamatan.

Meski belum ada bukti ilmiah yang menyatakan gelombang radio ponsel menyebabkan penyakit tertentu ketika diletakkan di dekat kepala saat tidur, para pakar kesehatan dan produsen perangkat menyarankan agar ponsel tidak ditempatkan terlalu dekat dengan tubuh, terutama ketika sedang diisi daya.

Cahaya Layar Ganggu Produksi Hormon Tidur

Salah satu dampak paling nyata berasal dari cahaya biru (blue light) yang dipancarkan layar ponsel. Menurut Harvard Medical School, paparan cahaya biru pada malam hari dapat menekan produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur.

Akibatnya, seseorang lebih sulit mengantuk, waktu tidur menjadi lebih singkat, dan kualitas istirahat menurun. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi, daya ingat, hingga kesehatan mental.

Selain cahaya layar, suara notifikasi atau getaran ponsel juga dapat mengganggu fase tidur meskipun pemiliknya tidak sepenuhnya terbangun.

Hindari Mengisi Daya di Atas Kasur

Risiko lain yang sering diabaikan adalah kebiasaan mengisi daya ponsel di atas kasur atau di bawah bantal. Permukaan yang empuk dapat menghambat pelepasan panas sehingga perangkat berpotensi mengalami panas berlebih (overheating).

Produsen seperti Apple dan Samsung dalam panduan penggunaan perangkat mengingatkan pengguna agar tidak mengisi daya ponsel di bawah bantal, selimut, atau permukaan yang menghambat sirkulasi udara karena dapat meningkatkan risiko kerusakan perangkat maupun bahaya kebakaran.

Kasus ponsel yang mengalami panas berlebih saat pengisian daya memang jarang terjadi, tetapi umumnya dipicu oleh penggunaan aksesori yang tidak sesuai standar, baterai yang rusak, atau ventilasi yang buruk.

Jaga Jarak Saat Tidur

Para ahli menyarankan agar ponsel diletakkan di atas meja kecil di samping tempat tidur, bukan di bawah bantal atau tepat di samping kepala. Jika menggunakan ponsel sebagai alarm, usahakan memberi jarak sekitar satu hingga dua meter dari tempat tidur agar tidak tergoda membuka media sosial sebelum tidur atau sesaat setelah bangun.

Mengaktifkan mode Do Not Disturb atau mode tidur juga dapat membantu mengurangi gangguan notifikasi sepanjang malam sehingga kualitas istirahat menjadi lebih baik.

Kebiasaan Kecil, Manfaat Besar

Membiasakan diri menjauhkan ponsel dari bantal mungkin terasa sederhana, tetapi kebiasaan ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur sekaligus mengurangi risiko yang tidak diinginkan saat perangkat sedang diisi daya.

Tidur yang berkualitas memiliki peran penting dalam menjaga fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki suasana hati, serta mendukung produktivitas pada keesokan harinya.

Karena itu, para ahli menyarankan masyarakat mulai menerapkan kebiasaan digital yang lebih sehat, termasuk membatasi penggunaan ponsel sebelum tidur dan meletakkannya di tempat yang aman selama malam hari.

Sumber: Harvard Medical School, Apple Safety Guide, Samsung Device Care, National Sleep Foundation.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar