Inggris Keluarkan Peringatan Perjalanan, Arab Saudi Memanas

Inggris mengimbau warganya menghindari perjalanan ke Jeddah, Dammam, dan sejumlah bandara Arab Saudi setelah serangkaian serangan mematikan.

Inggris Keluarkan Peringatan Perjalanan, Arab Saudi Memanas
Ilustrasi. Maskapai Emirates. (ist)

Frame Daily, JAKARTA – Pemerintah Inggris mengeluarkan imbauan perjalanan bagi warga negaranya untuk menghindari Jeddah, Dammam, dan sejumlah bandara di Arab Saudi menyusul serangkaian serangan yang meningkatkan risiko keamanan di kawasan tersebut. Peringatan ini disampaikan setelah serangan di bandara Riyadh pada Sabtu, 10 Oktober 2026, dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya.

Mengutip laporan ANTARA dari Moskow, Senin, 12 Oktober 2026, imbauan tersebut dikeluarkan Kantor Urusan Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris (FCDO) pada Minggu, 11 Oktober 2026. Pemerintah Inggris meminta warganya membatasi perjalanan ke sejumlah wilayah Arab Saudi demi mengantisipasi potensi ancaman keamanan.

Dalam pernyataannya, FCDO menyebut warga Inggris disarankan menghindari semua perjalanan, kecuali untuk keperluan mendesak, ke Jeddah dan Dammam serta seluruh bandara di Arab Saudi, dengan pengecualian Bandara Internasional Madinah.

Peringatan tersebut menandai meningkatnya kewaspadaan pemerintah Inggris terhadap situasi keamanan di Arab Saudi. Serangkaian serangan terbaru juga memunculkan kekhawatiran mengenai keselamatan warga sipil dan kelancaran transportasi udara.

Serangan Bandara Riyadh Picu Kewaspadaan

Serangan di bandara Riyadh menjadi salah satu peristiwa yang mendasari penerbitan imbauan perjalanan tersebut. Berdasarkan laporan ANTARA, insiden pada Sabtu mengakibatkan 13 orang meninggal dunia dan lebih dari 300 orang mengalami luka-luka.

Besarnya jumlah korban mendorong perhatian terhadap keamanan fasilitas penerbangan di tengah ketegangan regional. Bandara merupakan infrastruktur strategis yang menghubungkan mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, dan perjalanan internasional.

Melalui peringatan FCDO, warga Inggris diminta mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke sejumlah tujuan di Arab Saudi. Bandara Internasional Madinah menjadi satu-satunya bandara yang dikecualikan dari imbauan untuk menghindari perjalanan tersebut berdasarkan pernyataan yang dikutip ANTARA.

Meski demikian, laporan yang tersedia belum merinci kemungkinan pembatalan penerbangan, perubahan jadwal perjalanan, ataupun dampak langsung imbauan tersebut terhadap operasional bandara.

Ketegangan Arab Saudi dan Houthi Meningkat

Situasi keamanan kawasan juga berkaitan dengan eskalasi konflik di Yaman. Pada pertengahan Juli 2026, pasukan pro-pemerintah Yaman dilaporkan menyerang Bandara Sanaa ketika sebuah pesawat dari Iran yang membawa delegasi pemimpin Houthi sedang mendarat.

Kelompok Houthi menyalahkan Arab Saudi atas serangan tersebut. Kelompok itu kemudian menyatakan perang terhadap Kerajaan Saudi hingga blokade terhadap wilayah-wilayah yang dikuasainya dicabut.

Perkembangan tersebut memperlihatkan kompleksitas konflik regional yang berpotensi berdampak terhadap keamanan transportasi dan perjalanan internasional. Serangan terhadap fasilitas penerbangan dapat meningkatkan risiko bagi penumpang, awak pesawat, serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Warga Diminta Memantau Informasi Resmi

Imbauan FCDO menjadi perhatian bagi warga Inggris yang berencana bepergian ke Arab Saudi, terutama melalui Jeddah dan Dammam. Kedua kota tersebut termasuk dalam wilayah yang disebut secara khusus dalam peringatan perjalanan pemerintah Inggris.

Informasi mengenai perkembangan keamanan, status penerbangan, dan ketentuan perjalanan perlu dipantau melalui saluran resmi pemerintah serta otoritas penerbangan terkait. Pelancong juga perlu memeriksa ketentuan terbaru sebelum berangkat karena situasi keamanan dapat berubah mengikuti perkembangan konflik.

Hingga laporan ANTARA diterbitkan pada 12 Oktober 2026, imbauan Inggris tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan regional dan dampak serangan terhadap fasilitas penerbangan. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada situasi keamanan serta langkah yang diambil oleh pihak-pihak terkait.

Ditulis oleh Nurmalita Aninditya

Komentar