Frame Daily, jakarta - Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai menjadi perhatian di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan sebaran abu telah mencapai sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta, sehingga warga diminta tetap tenang sekaligus waspada.
Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, BMKG, dan instansi terkait untuk memantau pergerakan abu. Arah sebaran, kata dia, sangat dipengaruhi kondisi angin sehingga situasinya perlu terus dipantau.

Baca selengkapnya
Pramono Minta Warga Lakukan 5M
Jika wilayah mulai terdampak abu, Pramono meminta warga melakukan sejumlah langkah perlindungan. Salah satunya memakai masker atau perlindungan diri, terutama ketika harus berada di luar ruangan.
Warga juga diminta menutup pintu dan jendela serta melindungi sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik. Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya dibatasi, khususnya ketika abu mulai terlihat cukup pekat.
Langkah lainnya adalah membersihkan abu dengan membasahinya terlebih dahulu. Cara ini dilakukan agar partikel abu tidak kembali beterbangan saat dibersihkan.
Jangan Abaikan Keluhan Pernapasan
Pesan berikutnya berkaitan dengan informasi. Warga Jakarta diminta mengikuti perkembangan dari kanal resmi pemerintah dan lembaga terkait serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Pramono juga mengingatkan warga untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan atau kondisi penglihatan yang memburuk.

Baca selengkapnya
Sementara itu, Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Badan Geologi meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta BPBD.
Bagi warga Jakarta, langkah paling penting saat ini bukan panik, melainkan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi abu dan mengikuti informasi resmi. Jika abu mulai masuk ke lingkungan tempat tinggal, perlindungan diri dan mengurangi paparan menjadi perhatian utama.
Komentar