Google Siapkan Pengganti Chrome Apps, PWA Jadi Pilihan Utama

Google mengakhiri dukungan Chrome Apps dan mendorong pengembang beralih ke aplikasi web, termasuk PWA, sebagai solusi pengganti utama.

Google Siapkan Pengganti Chrome Apps, PWA Jadi Pilihan Utama
Ilustrasi Google Chrome Apps yang memasuki masa akhir dukungan. Google mendorong pengembang beralih ke aplikasi web, termasuk Progressive Web Apps (PWA), sebagai solusi utama. (Foto:Ilustrasi/AI/framedaily id)

Frame Daily, Jakarta - Google menyiapkan arah baru bagi pengguna dan pengembang Chrome Apps setelah layanan aplikasi tersebut memasuki masa akhir dukungan.

Sebagai penggantinya, Google merekomendasikan web applications, termasuk Progressive Web Apps (PWA), sebagai jalur migrasi utama. Sementara itu, Chrome Extensions dapat digunakan untuk kebutuhan yang membutuhkan integrasi lebih dalam dengan browser.

Kebijakan ini tidak berarti Google Chrome akan berhenti beroperasi. Google hanya mengakhiri dukungan terhadap Chrome Apps, sementara browser Chrome dan Chrome Web Store tetap mendukung ekstensi.

PWA Jadi Pilihan Utama

Google secara eksplisit menempatkan aplikasi web sebagai pilihan utama dalam migrasi dari Chrome Apps.

PWA merupakan aplikasi web yang menggunakan teknologi dan API web modern untuk memberikan pengalaman yang lebih menyerupai aplikasi.

PWA dapat dipasang pada perangkat desktop maupun seluler. Setelah dipasang, aplikasi dapat dibuka melalui ikon atau pintasan dan dapat ditampilkan dalam jendela tersendiri seperti aplikasi biasa.

Keunggulan lainnya adalah PWA tidak terbatas pada Chrome. Aplikasi web pada umumnya dapat berjalan di berbagai browser dan sistem operasi, meskipun dukungan terhadap fitur tertentu dapat berbeda.

Mengapa Google Mengarahkan Pengembang ke PWA?

Google menilai teknologi web memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan Chrome Apps.

Chrome Apps menggunakan sejumlah API khusus yang sudah tidak lagi dikembangkan dengan fitur-fitur baru. Sebaliknya, platform web terus mendapatkan pembaruan dan memiliki ekosistem framework serta library yang lebih luas.

PWA juga memungkinkan pengembang memberikan pengalaman yang lebih fleksibel tanpa harus membuat aplikasi terpisah untuk setiap sistem operasi.

Dalam kondisi tertentu, PWA bahkan dapat tetap memberikan pengalaman ketika koneksi internet tidak stabil. Teknologi service worker, misalnya, dapat digunakan untuk menangani permintaan jaringan dan menyediakan konten yang telah disimpan sebelumnya.

Google Matikan Chrome Apps Sepenuhnya pada Oktober 2028 Frame Daily
Google menghentikan dukungan Chrome Apps sepenuhnya pada Oktober 2028. Pengembang diarahkan beralih ke aplikasi web dan Chrome Extensions.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Chrome Extensions Jadi Alternatif

Tidak semua Chrome Apps harus diubah menjadi PWA.

Google menyebut Chrome Extensions sebagai pilihan untuk kasus tertentu, terutama aplikasi yang membutuhkan integrasi lebih erat dengan browser.

Ekstensi dapat digunakan untuk menambahkan atau mengubah fungsi browser, memperkaya halaman web, maupun menjalankan pekerjaan tertentu di latar belakang.

Namun, Google menegaskan bahwa ekstensi bukan pengganti universal. Untuk aplikasi dengan antarmuka dan fungsi yang lebih luas, aplikasi web tetap menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Chrome Apps Memasuki Akhir Masa Dukungan

Chrome Apps sendiri merupakan teknologi yang memungkinkan pengembang menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript untuk membuat pengalaman yang menyerupai aplikasi native.

Google kini secara bertahap menghapus dukungan terhadap teknologi tersebut di berbagai platform. Pengembang yang masih mengoperasikan Chrome Apps diarahkan untuk mengevaluasi fungsi aplikasinya dan menentukan jalur migrasi yang paling sesuai.

Migrasi juga penting bagi organisasi yang menggunakan Chrome Apps melalui sistem pengelolaan perangkat, termasuk lingkungan perusahaan dan pendidikan.

Google menyarankan administrator memperbarui kebijakan instalasi aplikasi dan menggantinya dengan kebijakan instalasi aplikasi web apabila organisasi memilih jalur PWA atau web application.

Google Terus Mengembangkan Teknologi PWA

Arah Google terhadap PWA juga terlihat dari pengembangan fitur baru untuk teknologi tersebut.

Pada Juni 2026, Chrome for Developers memperkenalkan PWA Origin Migration untuk Chrome 150. Fitur ini dirancang agar pengembang dapat memindahkan PWA ke origin atau struktur domain tertentu tanpa mengharuskan pengguna melakukan proses instalasi ulang secara manual dalam skenario yang memenuhi persyaratan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa PWA bukan sekadar solusi sementara untuk menggantikan Chrome Apps, tetapi bagian dari pengembangan ekosistem aplikasi berbasis web Google.

Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?

Bagi pengguna biasa, perubahan ini kemungkinan tidak langsung terasa apabila mereka tidak menggunakan Chrome Apps.

Namun, pengguna atau organisasi yang masih bergantung pada Chrome Apps perlu mulai memeriksa aplikasi yang digunakan dan memastikan tersedia versi penggantinya.

Untuk kebutuhan aplikasi umum, PWA atau web application menjadi pilihan utama. Jika aplikasi membutuhkan integrasi khusus dengan browser, Chrome Extension dapat menjadi alternatif.

Dengan demikian, berakhirnya Chrome Apps bukan berarti berakhirnya Chrome. Google justru mengarahkan ekosistem aplikasinya menuju teknologi web yang lebih terbuka, fleksibel, dan kompatibel lintas perangkat.

Sumber: Google Chrome for Developers.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar