Gaya klasik Busana Preppy Ala Final Wimbledon 2026

Gaya busana preppy ala Final Wimbledon 2026 mencuri perhatian lewat sentuhan klasik, elegan, dan nuansa old money yang kembali menjadi tren global.

Gaya klasik Busana Preppy Ala Final Wimbledon 2026
Foto : framedailyID/ist

Frame Daily, Jakarta – Final Wimbledon 2026 kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai turnamen tenis paling bergengsi di dunia, tetapi juga panggung mode yang selalu menjadi sorotan. Di luar pertandingan para atlet elite, perhatian publik turut tertuju pada penampilan tamu undangan di Royal Box dan tribun utama yang menampilkan gaya preppy klasik khas Inggris.

Tradisi Berpakaian Jadi Identitas Wimbledon

Wimbledon memiliki sejarah panjang sebagai turnamen yang identik dengan tradisi dan kesan eksklusif. Meski sebagian besar penonton tidak diwajibkan mengikuti aturan berpakaian tertentu, tamu di area premium dan Royal Box diharapkan mengenakan busana formal atau smart casual yang mencerminkan karakter klasik turnamen.

Ralph Lauren sebagai Official Outfitter Wimbledon kembali menghadirkan koleksi yang memperkuat identitas preppy melalui blazer berpotongan presisi, kemeja bergaris, material linen dan katun premium, serta palet warna netral yang elegan.

Tailoring Klasik dan Sentuhan Old Money

Tren busana yang mendominasi Final Wimbledon 2026 adalah tailoring klasik dengan siluet sederhana namun berkelas. Blazer, celana lurus, gaun midi, hingga dress berbahan ringan menjadi pilihan banyak tamu undangan.

Palet warna putih, krem, navy, biru muda, dan pastel mendominasi karena selaras dengan nuansa musim panas Inggris sekaligus identitas Wimbledon yang selama puluhan tahun identik dengan warna putih di lapangan.

Jennifer Lopez Jadi Sorotan Fashion

Salah satu penampilan yang mendapat perhatian media internasional datang dari penyanyi dan aktris Jennifer Lopez. Ia tampil mengenakan busana Ralph Lauren dengan siluet klasik yang mencerminkan gaya preppy modern dan elegan.

Selain Jennifer Lopez, Royal Box juga dihadiri sejumlah tokoh kerajaan Inggris, atlet legendaris, pelaku industri kreatif, serta selebritas dunia yang semakin mengukuhkan Wimbledon sebagai salah satu agenda sosial paling bergengsi setiap tahunnya.

Tenniscore Masih Menguasai Tren Fashion

Pengaruh tren tenniscore masih terasa kuat sepanjang Wimbledon 2026. Polo shirt, pleated skirt, sweater rajut tipis, loafers, slingback, serta tas berstruktur menjadi elemen yang banyak dikenakan pengunjung.

Perpaduan gaya olahraga dengan estetika preppy membuat tren ini tetap relevan dan menjadi inspirasi bagi pecinta fashion di berbagai belahan dunia.

Wimbledon Tetap Jadi Barometer Fashion Global

Selama bertahun-tahun, Wimbledon tidak hanya dikenal sebagai ajang Grand Slam tertua di dunia, tetapi juga sebagai salah satu panggung fashion paling bergengsi. Tradisi yang kuat dipadukan dengan interpretasi gaya modern membuat setiap penyelenggaraan turnamen selalu melahirkan inspirasi baru bagi industri fesyen global.

Sumber: Wimbledon (All England Club), Ralph Lauren, People Magazine, Marie Claire, dan Vogue.

Ditulis oleh Tita Melati

Komentar