Frame Daily, PADANG – Dua warga sipil, salah satunya mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, dilaporkan terluka akibat dugaan peluru nyasar pada Selasa (2/6) sore. Insiden tersebut kini masih dalam proses investigasi oleh jajaran TNI.
Kepala Penerangan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Kav Taufiq membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, dua warga yang menjadi korban diduga terkena proyektil saat berada di kawasan kampus.
"Memang benar, ada kejadian ataupun insiden pada dua saudara kita yang diduga terkena peluru nyasar," kata Taufiq di Padang, Selasa malam.
Taufiq mengatakan pihak TNI saat ini masih mengumpulkan informasi dan melakukan investigasi untuk memastikan asal proyektil yang mengenai kedua korban.
"Saat ini pihak TNI masih mengumpulkan informasi termasuk melakukan investigasi terkait kejadian itu," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu korban merupakan mahasiswi Jurusan Sosiologi UNP yang mengalami luka pada bagian paha. Sementara satu korban lainnya merupakan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dan mengalami luka pada bagian tangan.
Sekretaris Universitas Negeri Padang, Erianjoni, membenarkan bahwa salah satu korban merupakan mahasiswa aktif di kampus tersebut.
"Memang ada mahasiswa UNP yang diduga terkena peluru nyasar," kata Erianjoni.
Menurut pihak kampus, insiden terjadi di sekitar kawasan rektorat ketika mahasiswa sedang merayakan selesainya seminar proposal. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis dan pendampingan dari pihak kampus.
Sementara itu, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung selama proses investigasi berlangsung.
"Untuk saat ini kita tanggung semuanya," kata Kolonel Taufiq terkait biaya perawatan korban.
Hingga Rabu (3/6), aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan asal proyektil yang mengakibatkan dua warga sipil terluka di lingkungan kampus UNP.
Sumber: kantor berita ANTARA
Komentar