Driver Ojol Bekasi Menangis Histeris Motor Ditertibkan

Driver Ojol Bekasi Menangis Histeris Motor Ditertibkan
Tangis Histeris Driver Ojol Saat Motornya Yang Terparkir di angkut Oleh Dishub DKI

Frame Daily, Jakarta Timur - "Tolong, saya butuh uang Pak. Saya butuh makan, tolong Pak... Anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi!

"Kalimat sarat keputusasaan itu bergema di jalanan Jakarta Timur. Seorang pengemudi ojek online (ojol) tak kuasa menahan tangisnya pecah di depan umum. Ratapan pilu sang driver terekam kamera dan mendadak viral di media sosial, menyayat hati siapa saja yang menyaksikannya

Petaka di Tengah Kejar Target

Hari yang semula biasa saja berubah menjadi mimpi buruk bagi pria paruh baya tersebut. Demi sesuap nasi dan biaya sekolah buah hati, ia mengaspal jauh dari rumahnya di Bekasi menuju ibu kota.

Nahas, saat baru saja mengantongi orderan pertama, langkahnya terhenti. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang sedang menggelar razia parkir liar langsung mengepung tempatnya berhenti. Dalam hitungan menit, motor yang menjadi satu-satunya alat mencari nafkah itu langsung dinaikkan ke atas truk penertiban.

Tangis Kepasrahan di Atas Aspal

Melihat "nyawa" ekonominya diangkut, pertahanan sang driver runtuh. Di tengah kepasrahan dan tatapan mata orang-orang di sekitar, ia berteriak histeris sambil menangis tersedu-sedu. Ia memohon belas kasihan petugas agar sepeda motornya diturunkan. Bagi seorang ojol, kehilangan motor bukan sekadar kehilangan kendaraan, melainkan hilangnya harapan untuk membawa pulang uang malam ini. Jeritan "Tolong saya butuh uang, Pak" menjadi simbol nyata dari kerasnya perjuangan wong cilik di jalanan ibu kota, yang sering kali terbentur oleh regulasi tanpa ampun.

Hingga saat ini, video yang beredar di media sosial tersebut terus menuai simpati publik secara luas. Netizen ramai-ramai menyuarakan keprihatinan atas nasib malang yang menimpa driver ojol asal Bekasi tersebut.

Ditulis oleh RUS

Komentar