AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Ledakan Terdengar di Wilayah Selatan

Amerika Serikat melancarkan gelombang baru serangan ke Iran. Ledakan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah selatan, termasuk Hormozgan, Bushehr, dan Khuzestan.

AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Ledakan Terdengar di Wilayah Selatan
Ilustrasi: Asap membumbung dari kawasan yang dilaporkan menjadi sasaran serangan di selatan Iran menyusul gelombang operasi militer terbaru Amerika Serikat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Ilustrasi/Frame Daily.

Frame Daily, Jakarta – Sejumlah ledakan dilaporkan mengguncang berbagai wilayah di selatan Iran pada Minggu (12/7) dini hari waktu setempat, setelah Amerika Serikat melancarkan gelombang baru operasi militer. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat serangan tersebut.

Media pemerintah Iran melaporkan sedikitnya tiga ledakan terjadi di Bandar Abbas, dua ledakan di Sirik, dua ledakan di sekitar Chabahar, serta lebih dari 10 ledakan di Jask, Provinsi Hormozgan.

Selain itu, ledakan juga dilaporkan terjadi di Asaluyeh, Bandar Dayyer, serta sebuah barak militer di wilayah selatan Provinsi Bushehr yang menjadi sasaran serangan udara.

Serangan juga dilaporkan menghantam Desa Shah Abdollah di bagian selatan Provinsi Khuzestan. Kantor berita Mehr, mengutip seorang pejabat Provinsi Khuzestan, menyebut Kota Hendijan, Mahshahr, dan Abadan turut menjadi sasaran.

Tak hanya itu, suara ledakan juga terdengar di Pulau Qeshm yang berada di kawasan strategis dekat Selat Hormuz.

CENTCOM Sebut Serangan Respons Aksi IRGC

Gelombang serangan terbaru ini terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah melancarkan operasi militer ketiga terhadap Iran dalam pekan ini.

Menurut pernyataan CENTCOM, operasi tersebut merupakan respons atas dugaan serangan yang dilakukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terhadap sebuah kapal kontainer berbendera Siprus di Selat Hormuz.

Militer Amerika Serikat menyebut operasi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam melakukan serangan terhadap kapal-kapal niaga yang melintasi jalur pelayaran internasional tersebut.

Belum Ada Laporan Korban Jiwa

Hingga berita ini diturunkan, otoritas Iran belum melaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan secara rinci akibat rentetan ledakan tersebut.

Perkembangan situasi masih terus dipantau, sementara ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat di kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia.

Sumber: ANTARA/Anadolu.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar