2 Raksasa Pabrik Asal Jepang Akan Hengkang dari Indonesia

Dua pabrik komponen otomotif Jepang di Jawa Timur dikabarkan relokasi ke Vietnam, memicu kekhawatiran PHK ribuan pekerja industri manufaktur.

2 Raksasa Pabrik Asal Jepang Akan Hengkang dari Indonesia
Photo by Lenny Kuhne / Unsplash

Frame Daily.Jakarta - Dua pabrik komponen otomotif asal Jepang yang beroperasi di Indonesia dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah besar berupa relokasi sebagian produksi ke Vietnam. Isu ini memicu kekhawatiran di sektor industri manufaktur, khususnya di Jawa Timur.

Perusahaan tersebut disebut berlokasi di Pasuruan dan Mojokerto, dan menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri otomotif global yang selama ini menopang produksi kendaraan di kawasan Asia Tenggara.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan potensi dampak terhadap tenaga kerja. “Di daerah Pasuruan dan Mojokerto ada dua perusahaan komponen otomotif. Ribuan pekerja berpotensi terdampak,” ujar Said Iqbal, dikutip dari detikOto.

Inisial Perusahaan Masih Dirahasiakan

Hingga saat ini, identitas resmi kedua perusahaan belum dipublikasikan. Dalam laporan sejumlah media nasional, keduanya masih disebut dengan inisial PT J dan PT S yang bergerak di sektor komponen otomotif.

Perubahan strategi industri global disebut menjadi salah satu pemicu utama rencana tersebut, seiring pergeseran menuju kendaraan listrik (EV). Hal ini di karenakan Prinsipal di Jepang mengubah arah bisnis dan mulai fokus pada kendaraan listrik.

Vietnam Jadi Tujuan Relokasi Produksi

Vietnam disebut menjadi salah satu negara tujuan relokasi sebagian produksi. Negara tersebut dinilai memiliki ekosistem industri kendaraan listrik yang lebih agresif dan kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Perubahan arah investasi ini membuat sejumlah perusahaan komponen otomotif melakukan evaluasi ulang terhadap struktur produksi di beberapa negara, termasuk Indonesia. Sementara relokasi pengembangan kendaraan listrik lebih di kabarkan banyak diarahkan ke negara Vietnam.

Foto ilustrasi AI : framedaily.id

Ribuan Pekerja Terancam Terdampak

Jika rencana ini terealisasi, dampaknya diperkirakan akan menyentuh sektor ketenagakerjaan secara langsung. Ribuan pekerja di pabrik komponen otomotif di Jawa Timur berpotensi menghadapi penyesuaian kerja hingga pemutusan hubungan kerja.

Serikat pekerja meminta adanya langkah antisipatif dari pemerintah dan perusahaan untuk memastikan proses transisi industri berjalan secara bertahap dan tidak merugikan tenaga kerja.

Serikat Pekerja Dorong Intervensi Pemerintah

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai pemerintah perlu memperkuat kebijakan industri nasional dalam menghadapi perubahan arah industri otomotif global.

Menurut Said Iqbal, Indonesia perlu menjaga posisi sebagai basis produksi otomotif di kawasan Asia Tenggara dengan strategi yang lebih adaptif terhadap perkembangan kendaraan listrik.

Belum Ada Konfirmasi Resmi Perusahaan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait rencana tersebut. Informasi yang beredar masih bersifat kajian internal dan belum merupakan keputusan final.

Nama lengkap dua pabrik yang disebut terdampak juga belum diumumkan secara resmi oleh otoritas maupun pihak perusahaan.

Isu rencana relokasi dua pabrik komponen otomotif Jepang di Indonesia masih berada pada tahap evaluasi bisnis. Meski belum bersifat final, potensi dampaknya terhadap industri dan tenaga kerja membuat isu ini menjadi perhatian serius berbagai pihak di dalam negeri.

Pemerintah dan pelaku industri kini menunggu klarifikasi resmi dari pihak perusahaan untuk memastikan arah kebijakan selanjutnya.


Ditulis oleh TA

Komentar