Frame Daily, Surabaya — Indonesia Energy Week Surabaya 2026 tidak hanya menjadi ajang pamer teknologi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi bisnis baru di sektor energi dan utilitas. Selama empat hari penyelenggaraan, sebanyak 183 sesi business matching mempertemukan perusahaan penyedia teknologi dengan calon pembeli, pengguna industri, distributor, hingga mitra strategis dari berbagai sektor.
Program tersebut menjadi salah satu agenda yang paling banyak dimanfaatkan peserta untuk menjajaki kerja sama bisnis secara langsung di tengah meningkatnya kebutuhan solusi energi yang lebih efisien di sektor industri.
Pertemukan Pelaku Industri Lintas Sektor
Business matching mempertemukan exhibitor dengan perusahaan dari berbagai sektor strategis, mulai dari pertambangan, manufaktur, properti, hingga utilitas air.
Sejumlah perusahaan yang mengikuti program ini antara lain PT Kaltim Prima Coal, PT Sidomulyo Elektrik Indonesia, Pakuwon Mall, BESS Mansion, Multindo, E-Lead Engineering, Perumda Air Minum Tirta Buana, Perumda Tirta Dharma Purbaya Kabupaten Madiun, hingga PDAM Delta Tirta.
Menurut penyelenggara, tingginya partisipasi menunjukkan bahwa kebutuhan inovasi di sektor energi kini tidak lagi terbatas pada perusahaan ketenagalistrikan, tetapi juga merambah berbagai industri yang membutuhkan peningkatan efisiensi operasional.
Buka Akses ke Pelanggan Baru
Bagi peserta pameran, program business matching menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan pengguna industri yang selama ini sulit dijangkau melalui jalur distribusi konvensional.
Business Development Executive PT Multi Daya Mitra, Rofiq Hidayat, mengatakan pameran ini membuka peluang untuk memperkenalkan solusi teknologi kepada segmen pelanggan baru.
“Melalui pameran ini kami bisa menunjukkan berbagai solusi teknologi kami untuk berbagai sektor dan membuka peluang bertemu pelanggan baru yang sebelumnya belum kami sentuh. Bagi kami, ini menjadi nilai tambah yang membedakan penyelenggaraan di Surabaya,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Digital Sales Manager Hokione.id (PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo), Nicodemus. Ia menilai karakteristik pengunjung Indonesia Energy Week Surabaya sesuai dengan target pasar perusahaannya karena didominasi pelaku industri, manufaktur, supplier, dan end-user.
Menurutnya, penyelenggaraan di Surabaya memberi kesempatan memperluas jaringan pelanggan di Jawa Timur yang belum tentu dapat dijangkau melalui pameran di Jakarta.
Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Industri
Penyelenggara menilai business matching menjadi salah satu elemen penting dalam membangun ekosistem industri yang saling terhubung. Selain mempertemukan penyedia teknologi dengan pengguna industri, program ini juga mempercepat pertukaran informasi mengenai kebutuhan pasar dan solusi yang dapat diterapkan di berbagai sektor.
Model kolaborasi tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan teknologi yang mendukung efisiensi energi, digitalisasi industri, serta pengembangan infrastruktur di kawasan Indonesia Timur.
Keberhasilan penyelenggaraan program ini turut memperkuat posisi Indonesia Energy Week Surabaya sebagai platform bisnis yang tidak hanya menampilkan inovasi teknologi, tetapi juga mendorong lahirnya peluang investasi dan kerja sama baru di sektor energi dan utilitas.
Komentar