Frame Daily, Jakarta – Kendaraan listrik mulai merambah fungsi yang lebih luas dari sekadar mobilitas pribadi. Wuling Motors membawa Mitra EV yang dikembangkan menjadi ambulans listrik dalam Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pantauan Frame Daily di lokasi, unit Wuling Mitra EV Ambulans tampil dengan konfigurasi kendaraan medis lengkap. Bagian belakang kendaraan diubah menjadi ruang penanganan pasien dengan stretcher, tempat duduk petugas medis, kabinet penyimpanan, hingga sejumlah perangkat pendukung layanan kesehatan.
Pada bagian luar, Mitra EV mempertahankan bentuk dasar kendaraan komersial listrik Wuling dengan penambahan identitas ambulans, lightbar dan perangkat pendukung kendaraan darurat.
Kehadirannya di EDRR 2026 memperlihatkan salah satu penggunaan kendaraan listrik yang mulai berkembang di luar mobil penumpang, yakni sebagai kendaraan operasional untuk pelayanan publik.
Dikembangkan Bersama Ambulance Pintar Indonesia
Ambulans listrik tersebut bukan proyek yang baru dimulai tahun ini. Wuling sebelumnya mengembangkan Mitra EV Ambulans Go Green bersama Ambulance Pintar Indonesia (API). Konsep tersebut telah ditampilkan pada EDRR Indonesia 2025.

Interiornya menggunakan material nonkorosif yang mudah dibersihkan dan lantai vinil hospital grade antibakteri. Kabin juga dilengkapi pendingin udara, sistem pencahayaan, lemari penyimpanan dengan bracket, power inverter untuk peralatan medis, kursi petugas, serta landasan stretcher.
Konfigurasi tersebut terlihat pula pada unit yang dipamerkan di EDRR Indonesia 2026. Dari pintu belakang yang terbuka, ruang pasien dan sejumlah fasilitas ambulans dapat terlihat langsung oleh pengunjung.
Bukan Sekadar Mobil untuk Mengangkut Pasien
Peralatan medis menjadi bagian penting dari kendaraan ini. Menurut data resmi Wuling mengenai Mitra EV Ambulans Go Green, perlengkapannya mencakup patient monitor, tensimeter, scoop stretcher, perangkat imobilisasi kepala, AED defibrillator, portable suction, ventilator portabel, neck collar, serta emergency bag.

Dengan perlengkapan tersebut, kendaraan dirancang tidak sekadar menjadi sarana transportasi pasien, tetapi mendukung penanganan medis selama perjalanan.
Penggunaan kendaraan listrik juga menawarkan karakter berbeda dibanding ambulans bermesin konvensional, terutama karena tidak menghasilkan emisi gas buang dari kendaraan ketika beroperasi.
Wuling sendiri melihat kendaraan listrik memiliki potensi untuk digunakan dalam layanan publik, termasuk pelayanan kesehatan darurat.
Mitra EV Mulai Masuk Layanan Publik
Pengembangan ambulans sekaligus menunjukkan strategi Wuling memperluas fungsi Mitra EV.
Mitra EV merupakan kendaraan listrik komersial pertama Wuling di Indonesia dan dipasarkan dalam versi Blind Van dan Minibus. Platformnya kemudian dikembangkan untuk berbagai kebutuhan karoseri.
Selain ambulans bersama API, Wuling sebelumnya pernah memperlihatkan Mitra EV sebagai angkutan umum listrik yang dikembangkan bersama PT Asian Auto International serta food truck bersama Karoseri Delima Mandiri. Penggunaan sebagai kendaraan layanan kesehatan juga mulai bergerak dari pameran menuju penggunaan nyata.
Kehadiran Mitra EV Ambulans di EDRR Indonesia 2026 sekaligus memperlihatkan bagaimana elektrifikasi mulai masuk ke sektor yang memiliki tuntutan operasional berbeda dari kendaraan penumpang biasa.
Komentar