Tawuran Kembali Pecah di Bukit Duri, Perjalanan KRL Sempat Terganggu

Tawuran antarwarga kembali terjadi di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026) sore. Bentrokan meluas ke sekitar jalur rel dan sempat mengganggu perjalanan KRL lintas Bogor.

Tawuran Kembali Pecah di Bukit Duri, Perjalanan KRL Sempat Terganggu
Aksi tawuran antarwarga pecah di sekitar Stasiun Manggarai di kawasan Bukit, Duri, Tebet, Jakarta Selatan (Foto Frame Daily Id)

Frame Daily, JAKARTA - Tawuran antarwarga kembali pecah di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026) sore.

Bentrokan tersebut terjadi sehari setelah aksi serupa berlangsung di kawasan yang sama pada Kamis (20/8/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi saling serang terjadi di sekitar permukiman kawasan Bukit Duri Timur. Situasi kemudian meluas hingga ke sekitar jalur rel kereta api.

Keberadaan massa di sekitar jalur rel membuat aspek keselamatan perjalanan kereta menjadi perhatian. Petugas melakukan pengamanan untuk memastikan jalur dapat kembali digunakan dengan aman.

Perjalanan KRL Sempat Terganggu

Bentrokan tersebut turut berdampak terhadap perjalanan Commuter Line lintas Bogor.

Sejumlah perjalanan KRL dilaporkan sempat tertahan ketika massa berada di sekitar jalur rel. Penahanan perjalanan dilakukan untuk memastikan keamanan perjalanan kereta dan keselamatan penumpang.

Stasiun Tebet menjadi salah satu kawasan yang terdampak situasi tersebut.

Setelah kondisi di sekitar jalur rel dinilai lebih aman, perjalanan kereta kembali berlangsung dengan pengawasan petugas.

Tarif Parkir Jakarta Diusulkan Naik, Motor hingga Rp15.000 dan Mobil Rp60.000 Frame Daily
Tarif parkir Jakarta tengah dibahas dengan skema zonasi. Tarif motor diusulkan Rp3.000-Rp15.000 per jam, sedangkan mobil Rp6.000-Rp60.000. DPRD DKI menolak kenaikan dan meminta Pemprov mengoptimalkan aset serta membenahi tata kelola.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Polisi Dikerahkan Amankan Lokasi

Personel kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan membubarkan massa.

Petugas melakukan pengamanan di sekitar kawasan Bukit Duri, termasuk area yang berdekatan dengan jalur rel.

Hingga sekitar waktu Magrib, situasi di kawasan tersebut dilaporkan mulai kondusif. Personel kepolisian tetap melakukan pengamanan untuk mengantisipasi massa kembali berkumpul.

Sampai berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi terverifikasi mengenai jumlah warga yang terlibat, korban luka, maupun kerusakan akibat tawuran Jumat sore.

Tawuran Terjadi Dua Hari Berturut-turut

Bentrokan pada Jumat merupakan aksi kedua yang terjadi di kawasan Bukit Duri dalam waktu berdekatan.

Pada Kamis (20/8/2026) malam, tawuran juga terjadi di kawasan tersebut. Rekaman video mengenai peristiwa itu kemudian beredar di media sosial.

Dalam salah satu rekaman, terlihat seseorang membawa benda yang tampak menyerupai senjata api.

Jenis benda tersebut belum dapat dipastikan sebagai senjata api. Identitas orang yang terlihat dalam rekaman serta status benda tersebut juga belum terkonfirmasi.

Karena itu, Frame Daily tidak menyimpulkan benda dalam rekaman sebagai senjata api sebelum terdapat pemeriksaan atau keterangan resmi dari pihak berwenang.

Pengamanan Jalur Rel Jadi Perhatian

Jalur rel menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam pengamanan karena merupakan area operasional kereta.

Keberadaan warga di sekitar jalur rel dapat menimbulkan risiko keselamatan, baik bagi masyarakat maupun perjalanan kereta.

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tidak mendekati area bentrokan ataupun memasuki jalur rel.

Hingga Jumat (21/8/2026) malam, belum terdapat keterangan resmi yang terverifikasi mengenai jumlah orang yang diamankan, korban, kerusakan, maupun proses hukum terhadap pihak yang terlibat dalam tawuran.

Frame Daily masih memantau perkembangan peristiwa tersebut dan akan memperbarui informasi setelah memperoleh keterangan resmi dari kepolisian, KAI Commuter, atau pihak terkait lainnya.

Ditulis oleh Rury Satria

Komentar