Frame Daily, Jakarta - Penyanyi kawakan Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan gebrakan barunya. Setelah sempat viral dan menuai pro-kontra akibat aksinya menyanyi di jalanan, mantan personel Ratu ini kini resmi merambah dunia pendidikan musik dengan mendirikan Pinkan Mambo Academy.
Melalui akun media sosial pribadinya, Pinkan mengumumkan bahwa ia membuka kelas les vokal yang terbuka untuk anak-anak maupun dewasa. Menariknya, kelas menyanyi ini menawarkan metode pembelajaran yang fleksibel karena tersedia dalam sistem online maupun offline (tatap muka langsung di kawasan BSD, Tangerang).
"Temen-teman ikutan yuk les vocal buat anak-anak dan dewasa bisa lho, bakalan seru banget lesnya. Daftarin anak kamu sekarang ya ges," tulis Pinkan dalam unggahan promosinya.
Rincian Paket dan Tarif Kelas Vokal Pinkan Mambo
Dalam brosur digital yang dibagikan, Pinkan Mambo menawarkan tiga pilihan paket bulanan dengan durasi 30 menit per sesi untuk 4 kali pertemuan:
Sharing Class: Rp500.000 / bulan
Private Class: Rp1.000.000 / bulan
Intensive Class: Rp2.000.000 / bulan
Bagi calon peserta yang tertarik untuk mendaftar, dikenakan pula biaya registrasi awal sebesar Rp300.000. Selain diajarkan teknik vokal langsung oleh Pinkan, para murid juga dijanjikan akan dilatih dalam hal kepercayaan diri di atas panggung.
Menuai Pro-Kontra Warganet
Pengumuman bisnis baru Pinkan Mambo ini langsung diserbu komentar netizen. Sebagian warganet melayangkan kritik dan menilai tarif tersebut terlalu mahal untuk durasi yang relatif singkat.
"Kemahalan segini mah mbak.. 30 menit baru muqadimah (pembukaan) doang udah kelar, belum nyanyinya," kritik salah satu netizen.
Meski begitu, tidak sedikit pula yang pasang badan dan mendukung penuh usaha halal Pinkan. Banyak yang menilai tarif tersebut sangat wajar mengingat status Pinkan sebagai penyanyi profesional yang memiliki nama besar di industri musik Indonesia.
"Banyak yang ngomong mahal, ya wajarlah kan dia itu artis. Jangan samain les vokal sama orang biasa. Semangat Kak Pinkan!" bela netizen lainnya.
Merespons berbagai komentar mengenai caranya mencari nafkah—mulai dari berjualan pisang goreng hingga bernyanyi di jalanan—Pinkan mengaku tidak ambil pusing selama hal tersebut halal.
"Kenapa harus malu? Memangnya mereka yang ngomongin mau bayarin cicilan kita? Lebih malu kalau kita sampai minta-minta," tegas Pinkan.
Komentar