Frame Daily, Brebes – Kecelakaan beruntun melibatkan dua truk Mitsubishi Fuso dan tiga sepeda motor terjadi di Flyover Kretek, ruas Jalan Nasional Tegal-Purwokerto, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (26/7/2026).
Insiden tersebut mengakibatkan delapan orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSU Siti Aminah Muhammadiyah Bumiayu untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan pendataan terbaru, tujuh korban mengalami luka ringan dan diperbolehkan menjalani rawat jalan. Satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Pos Gakkum Lantas Bumiayu Satlantas Polres Brebes, Aipda Alif Maulana Yusuf, membenarkan kecelakaan tersebut.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian sekaligus penyebab pasti kecelakaan. "Dugaan sementara, kecelakaan dipicu gangguan fungsi rem atau rem blong pada salah satu kendaraan," ujar Aipda Alif saat dikonfirmasi, Minggu (26/7/2026).
Kecelakaan Terjadi di Jalur Menurun
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika kendaraan melintas di kawasan Flyover Kretek. Salah satu truk Fuso diduga mengalami gangguan fungsi pengereman saat melintasi jalur menurun. Kendaraan tersebut kemudian kehilangan kendali dan menabrak kendaraan yang berada di depannya.
Benturan tersebut memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan truk Fuso lainnya dan tiga sepeda motor. Dalam insiden itu, dua truk mengalami kerusakan. Salah satu kendaraan bahkan dilaporkan terhenti dalam posisi menggantung di bagian tepi flyover, sementara kendaraan lainnya terjun ke area bawah jembatan layang.
Petugas kepolisian bersama sejumlah pihak terkait kemudian melakukan penanganan di lokasi. Proses evakuasi kendaraan dan korban dilakukan secara bertahap. Arus lalu lintas di sekitar Flyover Kretek juga sempat mengalami gangguan akibat kecelakaan dan proses penanganan di lokasi.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti
Meski dugaan awal mengarah pada gangguan fungsi rem, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. Petugas masih menelusuri kendaraan mana yang pertama kali mengalami kegagalan fungsi pengereman hingga akhirnya memicu tabrakan beruntun.
Olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap saksi dilakukan untuk mengungkap kronologi secara utuh. Penyelidikan diperlukan untuk memastikan apakah kecelakaan benar-benar disebabkan oleh gangguan sistem pengereman atau terdapat faktor lain yang turut berperan.
Delapan Orang Mengalami Luka-Luka
Delapan orang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut terdiri dari pengemudi dan penumpang kendaraan yang terlibat.
Yadin Wahyudin (24), sopir truk Fuso R 1412 UA asal Ciparay, Bandung, mengalami luka ringan dan diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Iwan Gunawan (38), sopir truk Fuso F 8986 FE asal Ciparay, Bandung, mengalami luka lecet pada lutut kanan dan menjalani rawat jalan.
Korban berikutnya adalah Afaf Nurul Madina (25), pengendara Honda Beat G 3594 CMG asal Bumiayu. Ia mengalami memar di bagian dahi dan diperbolehkan pulang.
Siti Nurjanah (50), pembonceng sepeda motor yang sama, mengalami luka lecet pada tangan kiri dan menjalani rawat jalan.
Nabilla Atliqoh Lutfiah (17), pengendara Honda Beat Street asal Pakujati, Paguyangan, mengalami luka lecet pada tangan kanan. Sementara pemboncengnya, Saroh (51), mengalami luka lecet pada tangan kiri.
Deni Iskandar (19), pengendara Honda Beat tanpa nomor polisi asal Bumiayu, mengalami luka robek pada kaki dan lecet di bagian dahi. Hingga laporan ini disusun, Deni masih menjalani perawatan intensif.
Adapun M. Faiz Sholahudin (16), pembonceng Honda Beat tanpa nomor polisi asal Kalinusu, Bumiayu, mengalami luka lecet pada kaki kanan dan diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Polisi Imbau Kendaraan Angkutan Barang
Kepolisian mengimbau pengemudi, terutama kendaraan angkutan barang, untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan sistem pengereman, kondisi ban, muatan, serta komponen penting lainnya perlu dilakukan secara berkala.
Pengemudi juga diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur menurun dan kawasan yang memiliki karakteristik medan tertentu. Polisi mengingatkan bahwa kondisi kendaraan yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan di jalan.
Penyelidikan terhadap kecelakaan di Flyover Kretek masih berlangsung. Polisi akan memastikan penyebab dan kronologi lengkap kejadian berdasarkan hasil olah TKP serta keterangan para saksi.
Komentar