Frame Daily, Jakarta - Model sekaligus aktivis lingkungan, Nadya Hutagalung, baru-baru ini menjadi sorotan usai memberikan respons bijak namun menohok terhadap kritik netizen mengenai penampilan fisiknya. Model blasteran Indonesia-Australia ini menanggapi komentar salah satu warganet yang menilai rambut berubannya mengurangi kecantikan dirinya.
Kritikan tersebut bermula dari komentar akun @m_sabar1 yang menyebutkan bahwa keputusan Nadya membiarkan rambut uban tumbuh telah merusak penampilannya.
"Rambut berubanmu benar-benar mengurangi kecantikanmu. Siapa pun yang bilang rambut beruban itu cocok untukmu, dia sedang berbohong di depan wajahmu! Secara terang-terangan!" tulis netizen tersebut.
Tidak tinggal diam, Nadya memberikan jawaban menohok. Ia menegaskan bahwa ia tidak membiarkan rambutnya beruban demi menyenangkan orang lain, melainkan demi kenyamanan pribadi dan kesehatan tubuhnya.
"Saya tidak membiarkan rambut saya beruban untuk menyenangkan orang lain. Saya membiarkannya karena jika tidak, saya harus mewarnainya setiap dua minggu sekali dan saya benar-benar tidak ingin menggunakan begitu banyak bahan kimia," balas Nadya.
Ia juga menambahkan pesan mendalam mengenai esensi nilai seorang manusia yang tidak ditentukan oleh warna rambut.
"Warna rambut saya tidak mengubah sifat hati maupun pikiran saya. Beberapa orang mewarnai rambut mereka hingga akhir hayat, tetapi memiliki hati yang gelap dan pikiran yang rusak. Mana yang lebih kamu pilih? :)" tambahnya.
Lewat unggahan terpisah di media sosialnya, mantan juri Asia's Next Top Model ini menegaskan pentingnya memiliki kebebasan atas tubuh dan penampilan sendiri tanpa perlu terpengaruh oleh ekspektasi publik.
"Penampilan saya adalah milik saya. Selama bertahun-tahun mungkin tidak terasa demikian, tetapi sekarang saya yakin itu benar. Keputusan yang saya ambil tentang bagaimana saya tampil adalah milik saya," ungkap Nadya.
Ia menutup pernyataannya dengan menyuarakan pesan body positivity dan kebebasan bagi setiap individu untuk merangkul proses penuaan secara alami lewat tagar #silversister.
"Saya sangat menyukai kebebasan yang datang saat tidak perlu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain tentang hal itu," pungkasnya.
Komentar