Presiden Prabowo Pimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri 2026

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7). Sebanyak 1.177 perwira remaja resmi dilantik dan diminta menjaga integritas serta mengemban amanah rakyat.

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri 2026
Frame Daily - Photo Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden

Frame Daily, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum penting bagi lahirnya generasi baru perwira TNI dan Polri yang akan menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam Praspa 2026, sebanyak 1.177 perwira remaja TNI dan Polri resmi dilantik. Mereka merupakan lulusan pendidikan kedinasan yang selanjutnya akan mengemban tanggung jawab sebagai perwira pertama di masing-masing institusi.

Presiden Prabowo Tekankan Amanah Pengabdian

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira yang baru dilantik.

Presiden Prabowo menegaskan, pengangkatan sebagai perwira bukan sekadar pencapaian dalam perjalanan pendidikan. Pangkat dan jabatan yang diterima menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Atas nama pribadi, atas nama pemerintah, atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang resmi diangkat menjadi perwira TNI dan Polri di tahun 2026," kata Presiden Prabowo.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam upacara yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta.

Presiden mengingatkan bahwa perwira TNI dan Polri memiliki posisi strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kedaulatan Indonesia.

Karena itu, setiap perwira dituntut memiliki integritas dan menjunjung tinggi nilai pengabdian dalam menjalankan tugas.

1.177 Perwira Remaja Resmi Dilantik

Berdasarkan informasi yang disampaikan pemerintah, Praspa 2026 diikuti oleh 1.177 perwira remaja TNI dan Polri.

Pelantikan tersebut menjadi tahapan penting sebelum para perwira menjalankan tugas di berbagai wilayah Indonesia.

Mereka diharapkan mampu menjadi pemimpin yang profesional, disiplin, serta memiliki komitmen terhadap kepentingan masyarakat.

Prabowo juga mengingatkan para perwira agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang melekat pada jabatan.

Presiden meminta para perwira menjaga kehormatan institusi dan menjadikan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.

Jangan Salahgunakan Jabatan

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo secara khusus mengingatkan para perwira untuk menjauhi berbagai bentuk penyimpangan.

Presiden meminta mereka tidak terlibat dalam korupsi, penyelewengan, maupun berbagai tindakan yang melanggar hukum.

"Integritas adalah kehormatan seorang perwira. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan," ujar Preaiden Prabowo, seperti dikutip ANTARA, Rabu (22/7/2026).

Presidwn juga mengingatkan para perwira agar tidak berkompromi dengan berbagai bentuk pelanggaran hukum.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari amanat Presiden dalam pelantikan perwira remaja TNI dan Polri tahun ini.

Menurut Presiden, TNI dan Polri memegang peran vital dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Hadirkan Pimpinan Negara dan TNI-Polri

Upacara Praspa 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan pimpinan lembaga.

Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri, pimpinan MPR dan DPD, serta pejabat tinggi TNI dan Polri.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga hadir dalam agenda tersebut.

Kehadiran para pejabat negara dan pimpinan institusi menjadi bagian dari tradisi kenegaraan dalam prosesi pelantikan perwira baru TNI dan Polri.

Praspa menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier para lulusan akademi TNI dan Polri.

Awal Perjalanan Pengabdian

Pelantikan di Istana Merdeka menandai dimulainya perjalanan baru bagi 1.177 perwira remaja yang telah menyelesaikan pendidikan.

Setelah dilantik, mereka akan menjalankan tugas sesuai penempatan dan bidang masing-masing.

Tantangan yang dihadapi para perwira ke depan tidak ringan. Mereka dituntut mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

Presiden Prabowo dalam amanatnya menekankan bahwa pangkat pertama yang diterima para perwira merupakan amanah dan kepercayaan rakyat.

Karena itu, pengabdian harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Praspa TNI dan Polri 2026 akhirnya tidak hanya menjadi seremoni pelantikan. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi para perwira muda bahwa perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara baru saja dimulai.

Ditulis oleh T.S

Komentar