Prabowo Percepat Pemulihan Pascakonflik di Adonara

Pemulihan pascakonflik sosial di Adonara, Flores Timur, terus dipercepat melalui pembangunan rumah, jalan, dan fasilitas air bersih sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo Percepat Pemulihan Pascakonflik di Adonara
Kepala BNPB meninjau program pemulihan pascakonflik di Adonara, Flores Timur. (Frame Daily/Senida)

Frame Daily, Adonara - Upaya pemulihan pascakonflik sosial di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, terus berjalan. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian, infrastruktur, dan fasilitas air bersih sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto setelah konflik yang terjadi pada Oktober 2024.

Kepala BNPB mengatakan pemerintah mendapat mandat untuk memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh kembali tempat tinggal yang layak sekaligus fasilitas pendukung agar kehidupan mereka dapat kembali normal.

“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, BNPB diperintahkan menangani pemulihan mulai awal tahun 2025 hingga sekarang,” kata Kepala BNPB saat meninjau Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat.

Pemulihan Tak Hanya Membangun Rumah

Program pemulihan tidak hanya mencakup pembangunan 52 rumah siap huni bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik sosial.

Pemerintah juga membangun dua sumur bor yang terhubung ke jaringan hidran sehingga warga kini dapat memperoleh air bersih lebih dekat dari rumah mereka.

Selain itu, akses jalan menuju Desa Ilepati yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan juga telah diperbaiki. Jalan sepanjang sekitar 10 kilometer tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di Pulau Adonara.

Negara Hadir untuk Masyarakat

Menurut Kepala BNPB, pembangunan rumah, jalan, dan fasilitas air bersih menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak konflik sosial.

“Tidak ada jarak yang jauh, tidak ada tempat terpencil. Di mana pun masyarakat membutuhkan uluran tangan pemerintah, negara hadir,” ujarnya.

Ia berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Adonara.

Konflik Jadi Pelajaran

Kepala BNPB juga mengajak masyarakat menjaga perdamaian agar konflik serupa tidak kembali terjadi.

Ia menekankan setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat, bukan dengan kekerasan yang justru menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

Pemerintah berharap proses rehabilitasi yang berjalan di Adonara tidak hanya memulihkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial dan kebersamaan warga di masa mendatang.

Ditulis oleh Senida Aditya

Komentar