Pernikahan Unik di Kuningan, Pengantin Pria Diarak Naik Forklift

Pernikahan Maman Rohiman dan Novita Ekasari di Kuningan berlangsung unik. Seusai akad, Maman mendapat kejutan dari teman-temannya dengan diarak menggunakan forklift yang telah dihias.

Pernikahan Unik di Kuningan, Pengantin Pria Diarak Naik Forklift
Pernikahan unik ‘Bos MBG’ di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, menjadi perbincangan warga karena pengantin diarak menggunakan forklift. (Foto Frame Daily Id)

Frame Daily, Kuningan - Pernikahan Maman Rohiman dan Novita Ekasari di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berlangsung dengan cara yang tidak biasa.

Seusai akad nikah, Maman diarak menggunakan forklift yang telah dihias menuju kediaman mempelai wanita. Kendaraan tersebut membawa Maman melintasi jalan desa sejauh sekitar satu kilometer.

Momen tersebut merupakan kejutan yang disiapkan teman-teman Maman setelah prosesi akad nikah. Arak-arakan itu disaksikan warga yang berada di sekitar lokasi.

Kisah pernikahan unik tersebut diberitakan Radar Cirebon pada Minggu (30/8/2026). Dalam laporan itu, Maman mengaku tidak mengetahui rencana kejutan tersebut sebelumnya.

Pengantin Pria Terkejut Diarak Forklift

Maman Rohiman dikenal di kalangan teman-temannya dengan julukan Mas Beo Ganteng atau MBG. Julukan tersebut kemudian ditampilkan pada spanduk yang digunakan dalam arak-arakan.

Maman mengatakan dirinya baru mengetahui adanya forklift yang telah dihias ketika hendak berangkat setelah berganti pakaian.

«“Kalau soal itu, saya juga nggak tahu. Pas ganti pakaian, sudah siap-siap, pas mau berangkat, tiba-tiba banyak orang berteriak, ada juga forklift dihias,” kata Maman seperti dikutip Radar Cirebon, Minggu (30/8/2026).»

Forklift tersebut sebelumnya telah dihias oleh teman-temannya untuk digunakan dalam arak-arakan menuju kediaman mempelai wanita.

Bagi Maman, kejutan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang tidak terlupakan pada hari pernikahannya.

Maman Mengaku Campur Aduk

Berada di atas forklift dan menjadi pusat perhatian warga membuat Maman merasakan berbagai emosi. Ia mengaku malu dan tegang, tetapi juga merasa bangga dan terharu.

«“Ya campur aduk lah, disorak-sorai seluruh warga. Malu, tegang, pasti ada lah, campur aduk. Secara keseluruhan sih bangga, terharu. Campur aduk lah,” ujar Maman.»

Maman diketahui merupakan karyawan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Purwasari. Ia juga terlibat dalam pengelolaan usaha ayam petelur yang dijalankan BUMDes tersebut.

Ia menjelaskan, julukan “Bos MBG” yang tercantum pada spanduk bukan berkaitan dengan jabatan ataupun program pemerintah Makan Bergizi Gratis.

Menurut Maman, MBG merupakan singkatan dari “Mas Beo Ganteng”, sebuah julukan yang diberikan sebagai candaan oleh teman-temannya.

Pengantin Wanita Ikut Terkejut

Kejutan tersebut juga tidak diketahui oleh Novita Ekasari. Mempelai wanita mengaku kaget setelah mengetahui suaminya diarak menggunakan forklift.

Novita mengatakan dirinya berada di kamar sehingga tidak melihat langsung arak-arakan tersebut. Ia hanya mengetahui suasana ramai dari kondisi di sekitar lokasi.

«“Nggak tahu, kaget banget yang jelas. Aku nggak lihat langsung sih karena lagi di kamar. Tapi rame banget juga. Ya digambarkannya sih, ramai, lucu, kaget intinya mah,” kata Novita.»

Pernikahan Maman dan Novita kemudian menjadi cerita tersendiri bagi warga Desa Purwasari. Arak-arakan menggunakan forklift yang telah dihias membuat rangkaian acara setelah akad berlangsung berbeda dari biasanya.

Tiket Konser King Nassar Ludes 1 Jam, Promotor Tegaskan Tak Ada Pertunjukan Hari Kedua Frame Daily
Meski gelombang desakan penggemar untuk menambah hari membludak di media sosial, promotor Kiki Aulia Ucup memastikan pertunjukan di Istora Senayan pada 7 November 2026 mendatang tetap berlangsung satu hari.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Momen Pernikahan Menarik Perhatian di Media Sosial

Dokumentasi arak-arakan Maman menggunakan forklift juga beredar di media sosial. Momen tersebut menarik perhatian pengguna media sosial karena kendaraan yang biasanya digunakan untuk kegiatan operasional justru dipakai sebagai bagian dari kejutan pernikahan.

Bagi Maman, pengalaman tersebut menjadi kenangan tersendiri. Di balik rasa malu dan tegang karena menjadi pusat perhatian, ia mengaku bangga dan terharu mendapat kejutan dari teman-temannya pada hari pernikahannya.

Ditulis oleh Rury Satria

Komentar