Pangdam Cenderawasih Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang meninjau pembangunan Jembatan Garuda di Nimboran dan Nimbokrang, Kabupaten Jayapura. Infrastruktur ini ditargetkan memperkuat konektivitas, membuka akses layanan dasar, dan mendorong aktivitas ekonomi warga.

Pangdam Cenderawasih Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM bersama tokoh masyarakat dan warga melakukan prosesi pemotongan pita sebagai tanda peresmian fasilitas untuk masyarakat di wilayah Nimbokrang.

Frame Daily, Jayapura – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM, meninjau sejumlah sasaran pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Distrik Nimboran dan Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (28/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan infrastruktur yang dibangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam bersama rombongan mendatangi sejumlah lokasi, mulai dari Kampung Nimbokran, Kampung Nimbokran 1, Kampung Meyu hingga Kampung Genyem.

Di Kampung Genyem, Pangdam juga melakukan pengguntingan pita. Ia turut menyerahkan peralatan olahraga dan seragam sekolah kepada masyarakat serta anak-anak di wilayah tersebut.

Perkuat Konektivitas Antarwilayah

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dijalankan di wilayah kerja Kodam XVII/Cenderawasih.

Program tersebut diarahkan untuk membuka akses transportasi, memperlancar mobilitas warga, sekaligus menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pendidikan, kesehatan dan pusat kegiatan ekonomi.

Sebelumnya, ANTARA melaporkan sebanyak 76 Jembatan Garuda dibangun di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. Jembatan-jembatan tersebut menghubungkan 142 desa dan kampung yang tersebar di Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Pembangunan itu disebut memberikan manfaat langsung kepada sekitar 32.828 kepala keluarga atau 133.081 jiwa. Dari 76 jembatan tersebut, terdiri atas 15 jembatan Armco, 55 jembatan beton dan enam jembatan gantung.

Pangdam Febriel sebelumnya menjelaskan pembangunan Jembatan Garuda tidak sekadar menyediakan sarana penghubung.

Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pasar serta pusat kegiatan ekonomi.

Pembangunan Disertai Program Sosial

Dalam peninjauan di Kabupaten Jayapura, pembangunan fisik juga berjalan beriringan dengan sejumlah kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kodam XVII/Cenderawasih menjalankan program lain seperti penyediaan air bersih melalui sumur bor, pembangunan MCK, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan listrik, pembangunan koperasi desa hingga revitalisasi sekolah.

Pangdam menegaskan pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Berbagai program pembangunan ini diharapkan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi, pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, listrik, perekonomian dan kualitas kehidupan masyarakat di Papua,” kata Febriel, dikutip Fajar Papua, Jumat (28/8/2026).

Pendekatan pembangunan juga dilengkapi kegiatan nonfisik. Di antaranya pengobatan massal, sunatan massal, pembagian sembako, sarana olahraga, kitab suci dan seragam sekolah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah Papua.

Jembatan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Kebutuhan terhadap infrastruktur penghubung menjadi penting bagi wilayah yang memiliki kondisi geografis dengan tantangan akses transportasi.

Jembatan yang menghubungkan kampung dan distrik dapat memangkas hambatan mobilitas masyarakat. Warga juga memiliki akses yang lebih mudah untuk membawa hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari.

ANTARA sebelumnya mengutip Febriel yang menyebut kehadiran Jembatan Garuda dapat membuka keterisolasian, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarkampung dan distrik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan manfaat tersebut, pembangunan jembatan diarahkan tidak berhenti pada penyelesaian konstruksi.

Infrastruktur diharapkan dapat digunakan secara optimal dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Kodam Cenderawasih Bangun 76 Jembatan

Program Jembatan Garuda di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur TNI Angkatan Darat.

Pada pertengahan Agustus 2026, Pangdam menyebut terdapat 76 titik jembatan dalam program tersebut. Sebanyak 30 titik telah selesai, sementara sejumlah titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Peninjauan ke Nimboran dan Nimbokrang menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembangunan terus berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kehadiran Pangdam juga menunjukkan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Papua yang secara langsung berkaitan dengan aktivitas masyarakat.

Jembatan Garuda pada akhirnya diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung antarkampung, membuka akses layanan dasar, memperlancar distribusi dan memperkuat roda perekonomian masyarakat Papua.

Ditulis oleh Treasure

Komentar