Murid SDN Kandangan 2 Sleman Naik Jadi Dua

Krisis PPDB 2026! SD Negeri Kandangan 2 Sleman Bernapas Lega Berhasil Raih 2 Pendaftar Baru

Murid SDN Kandangan 2 Sleman Naik Jadi Dua
Pecah telur! SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru.

Frame Daily, Sleman – Kabar gembira sekaligus ironis datang dari SD Negeri (SDN) Kandangan 2, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, jumlah pendaftar di sekolah tersebut akhirnya pecah telur dari yang semula hanya satu orang, kini bertambah menjadi dua siswa. Meski ada kenaikan 100 persen, tambahan satu murid ini dinilai belum mampu menyelamatkan sekolah dari bayang-bayang krisis minimnya peserta didik baru. Kronologi Bertambahnya Murid Baru - Awal Pendaftaran: Hanya ada 1 calon siswa yang mendaftar lewat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). - Kondisi Terbaru: 1 siswa tambahan resmi mendaftarkan diri sebelum penutupan jalur - Total Akhir: SDN Kandangan 2 kini mengantongi 2 siswa baru untuk tahun ajaran mendatang. Jauh dari Target Kuota Penambahan ini diakui pihak sekolah tetap membawa angin segar, meski belum bisa menutup keresahan jangka panjang. Angka dua siswa tersebut masih sangat jauh dari kuota rombongan belajar (rombel) yang disediakan oleh Dinas Pendidikan setempat. Fakta ini memperpanjang tren penurunan jumlah peserta didik yang dialami SDN Kandangan 2 selama beberapa tahun berturut-turut. Faktor lokasi, pergeseran demografi warga usia sekolah, hingga ketatnya persaingan dengan sekolah swasta berbasis agama diduga kuat menjadi pemicu utama sepinya peminat. Solusi Jangka Pendek Sekolah Untuk menyiasati minimnya jumlah murid dalam satu kelas, pihak sekolah berencana akan menerapkan beberapa langkah strategi pembelajaran khusus yaitu dengan : - Gabungan Kelas (Multigrade): Menggabungkan aktivitas belajar dengan kelas lain jika diperlukan - Pendekatan Personal: Memberikan perhatian belajar yang lebih intensif karena jumlah siswa yang sangat sedikit. - Pemberdayaan Ekskul: Meningkatkan daya tarik sekolah lewat kegiatan luar kelas demi memikat warga sekitar pada tahun ajaran berikutnya.

Minimnya jumlah peserta didik baru di SDN Kandangan 2 menjadi gambaran nyata tantangan yang dihadapi sejumlah sekolah negeri di daerah. Di tengah persaingan dengan sekolah lain dan perubahan demografi masyarakat, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan layanan pendidikan. Harapannya, berbagai upaya yang dilakukan sekolah mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga jumlah peserta didik kembali bertambah pada tahun-tahun mendatang.

Ditulis oleh RUS

Komentar